Kebiasaan finansial yang harus Anda lakukan di usia 30

39
0

Pertambahan umur juga berarti menambahkan tanggung jawab baru yang harus dilakukan. Seperti ketika Anda menginjak usia 30 tahun, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, salah satunya adalah keuangan.

Usia kepala tiga dianggap sebagai momen terbaik untuk memperhatikan kestabilan finansial yang akan mempermudah kehidupan Anda di usia senja.

Berikut adalah beberapa kebiasaan seputar finansial yang harus Anda lakukan di usia 30 tahun.

1. Sadari kemampuan Anda

Ini merupakan prinsip keuangan nomor satu yang harus Anda miliki di usia 30 tahun. Peraturannya sangat sederhana, jika Anda menghabiskan uang lebih banyak ketimbang pemasukan, maka akan berakhir dengan hutang.

Pastikan bahwa hutang adalah musuh Anda, dan hidup dengan bergantung pada hutang sangatlah berbahaya.

Jika Anda merasa bahwa selalu menghabiskan uang lebih banyak ketimbang pemasukan Anda per bulan, maka pikirkan pengeluaran bulanan apa yang harus dihentikan.

Apakah Anda harus pindah ke hunian yang lebih kecil atau mencari roommate? Berhenti menggunakan taksi online dan mulai menggunakan kendaraan umum?

2.Terapkan kebiasaan menabung

Menabung adalah salah satu kebiasaan yang paling sulit dilakukan, terutama untuk anak-anak muda. Tapi kebiasaan ini sangat penting untuk diterapkan. Prinsipnya adalah melupakan konsumsi hari ini demi konsumsi di masa depan.

Standarnya dibutuhkan tiga tabungan utama. Pertama tabungan untuk hal-hal darurat yang berisikan dana senilai pengeluaran Anda selama 6 hingga 12 bulan. Hal ini dimaksudkan jika Anda kehilangan pekerjaan atau jatuh sakit.

Tabungan kedua diperuntukan bagi simpanan untuk membiayai pengeluaran besar, seperti membeli rumah, mobil, dan hal-hal lain. Sementara simpanan ketiga digunakan untuk dana pensiun. Tabungan pensiun ini akan membantu menambah dana pensiun Anda yang telah disisihkan perusahaan, jika ada.

3. Awasi pengeluaran

Anda tidak akan dapat mengurangi pengeluaran tanpa mengetahui dengan baik kemana saja uang Anda pergi. Karena itu penting untuk mulai mengecek kemana saja uang pemasukan tersebut dihabiskan.

Dengan mengetahui kemana saja uang Anda pergi, dipastikan Anda akan tahu jenis pengeluaran apa yang harus dipotong jika Anda ingin berhemat atau mulai menabung.

4. Hindari pengeluaran yang sia-sia

Jangan terbuai dengan merek atau barang-barang musiman. Latih diri Anda untuk terbiasa membeli barang-barang yang generic ketimbang produk high-brand, hindari berbelanja hanya karena mengikuti tren, gunakan kembali atau perbaiki barang-barang lama Anda, dan biasakan bawa bekal makan siang saat bekerja.

Membeli barang-barang mewah dan mencoba untuk berdalih bahwa hal tersebut adalah benar, merupakan perangkap yang sering menjerat kita. Namun jika Anda terus melakukan hal tersebut, dipastikan Anda tidak akan memiliki tabungan.

5. Budget

Demi mengurangi pengeluaran Anda, tetapkan budget yang realistis dan menyeluruh. Buat budget yang praktis untuk diikuti dan pastikan diri Anda tidak keluar dari batasan budget tersebut.

6. Bayar tagihan tepat waktu

Tagigan kartu kredit, biaya perawatan apartemen, biaya listrik dan lainnya haruslah dibiasakan untuk dibayar tepat waktu. Selain menghindari denda keterlambatan, kebiasaan ini juga mencegah uang Anda lari entah kemana.

Untuk tagihan kartu kredit biaskan untuk membayarnya secara penuh tiap bulan, ketimbang membayar iuran minimum per bulan. Dengan begitu Anda bisa melihat progres dalam pembayaran seluruh tagihan kartu kredit Anda.

[sumber Harpers Bazaar Indonesia | foto portalivestasi.com]

Baca juga:
Santai sejenak di kedai kopi Woodpecker
Lima trik menghadapi perintah bos yang tak etis
Tips aman menikmati mie instan

LEAVE A REPLY