Netral Berharap Pemerintah Benahi Pembajakan

178
netral

Akan tetapi, Netral punya pendapat lain. Bagi grup musik yang mengusung aliran rock alternatif ini, seharusnya pemerintah membenahi masalah pembajakan dan sistem royalti, untuk meningkatkan apresiasi terhadap musik nasional.

 

“Karena pemerintah yang mencetuskan Hari Musik Nasional, seharusnya pemerintah bisa lebih memberantas pembajakan karya seni para musisi Indonesia dan juga sistem royalti dari kepemilikan lagu. Saat ini musisi kita sedang dijajah oleh dua hal tersebut. Menohok rasanya,” ungkap gitaris Netral, Christopher Bollemeyer yang akrab disapa Coki, ketika ditemui media di Hard Rock Cafe, Jumat (7/3/2014).

“Kalau perlu para musisi saat ini tidak usah membuat acara musik sama sekali. Agar masyarakat benar-benar menghargai musik sebagai sebuah karya yang di dalamnya melibatkan pencipta lagu dan para musisi,” sambung drummer Netral, Eno, seperti yang dikutip dari Antara.

Saat ini, bagi Netral, musik dapat dikatakan menjadi bagian dari hidup seseorang. Musik akan selalu ada dalam kegiatan apa pun. “Karena musik sangat berpengaruh, bisa membuat orang tidak stres, jadi kita harus benar-benar menghargai karya seni musisi Indonesia lainnya,” jelas Eno sekali lagi.