Dalam Masih Sore-Sore yang dibawakan oleh Angga Nggok dan Indra Prasta dari IRadio Jakarta, kedatangan para pemain film Kartini yaitu Dian Sastrowardoyo dan Christine Hakim. Tentunya kedua aktris tersebut datang membahas film tersebut.

Dian bercerita bahwa respon yang diterima dari masyarakat sangat positif. Bahkan, dari sebelum tayang pun, sudah banyak respon positif yang diterima oleh Dian dan Christine Hakim.

Saat ditanya apa yang dirasakan Dian saat ditawari peran ikonik Kartini, ini jawaban Dian.

Aku merasa bersyukur, beruntung dan berterima kasih. Yang pasti saya langsung merasa saya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini. Jujur, pressure-nya besar memerankan tokoh ikonik ini, tapi aku tetap berusaha profesional dan tetep jalanin prosesnya.

Sedangkan untuk Christine Hakim, yang memerankan karakter Nashirah, ia merasakan tantangan baru. Meskipun “Kartini” adalah film bertemakan sejarah ke-4, namun tetap ada yang spesial. Karena dengan tokoh yang berbeda, masing-masing tokoh memiliki pemikiran dan situasi yang berbeda yang harus ia yakini.

Dalam film pun, terdapat beberapa scene dimana para pemain harus melafalkan bahasa Jawa dan bahasa Belanda. Bahasa Jawa-nya pun memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda. Saat ditanya kesulitannya, Dian menjawab,

Bahasa asing itu udah scripted. Saya tinggal menghafal cara pengucapannya dan tahu artinya, dan itu semua dibantu oleh coaches.

Tidak lupa, Dian dan Christine Hakim memberikan opini mengenai wanita masa kini untuk menjadi seperti sosok Kartini.

Gunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Dan perempuan harus lebih berhati-hati, mandiri, dan harus tahu apa yang dilakukan. Karena kewanitaan adalah sumber kekuatan yang perlu dijaga.

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini.

[teks Gabriella Sakareza | foto dok. IRadio FM]

Baca juga:
9 Manfaat minum air putih
Menyapa ujung barat Indonesia bersama Rani
Makan Indomie sesuai ekspektasi