Mahasiswa Unand Buat Drone Dari Serat Rami, Siap Kontes!

26
0
Mahasiswa Unand Buat Drone Dari Serat Rami, Siap Kontes!

Mahasiswa Universitas Andalas, Sumatera Barat alias Unand membuat pesawat tanpa awak atau biasa disebut drone dari serat rami, I-Listeners.

Karya dari Tim Alam Takambang 025 Airframe Team Unand itu akan ditampilkan di Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2023.

KRTI tahun ini akan digelar di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung pada Jumat, 22 September mendatang.

Mahasiswa Unand Buat Drone Dari Serat Rami, Siap Kontes!

Tim dari Unand terdiri dari tujuh mahasiswa dari program studi S1 Teknik Mesin serta dari prodi S1 Teknik Industri Unand.

“Sebagai upaya turut serta dalam pengembangan dunia pesawat tanpa awak modern saat ini, Tim KRTI Universitas Andalas menciptakan suatu inovasi teknologi pada material body pesawat tanpa awak berbahan serat rami yang ramah lingkungan guna menambah kekuatan body pesawat dibandingkan serat sintetis yang umum digunakan,” kata ketua tim Adhitya Mahatva Yodha, Rabu (20/9) dikutip dari Antara.

Adhitya mengatakan inovasi teknologi ini mampu menjadi solusi masalah yang kerap terjadi pada pesawat tanpa awak.

“Permasalahan yang cukup sering terjadi antaranya kerusakan body akibat crash pada pesawat tanpa awak, masih banyaknya penggunaan material serat sintetis yang tidak ramah lingkungan,” tuturnya.

Mahasiswa Unand Buat Drone Dari Serat Rami, Siap Kontes!

Dengan demikian Tim KRTI Unand pun memberikan solusi inovatif dan terbarukan berupa teknologi body pesawat komposit berpenguat serat rami yang ramah lingkungan.

Kemudian Adhitya mengatakan solusi ini didapatkan berdasarkan hasil dari beberapa aspek pengujian kelayakan dan simulasinya, mulai dari uji sifat mekanis atau uji tarik, uji getaran pribadi pada body pesawat, serta mempertimbangkan hasil diskusi dengan dosen pembimbing.

Baca Juga: Kebijakan Full Day School 2023 Ditolak Munas NU  

“Setelah selesai melakukan riset dan berbagai pengujian lainnya, teknologi ini secara langsung diuji coba pada pesawat tanpa awak untuk dapat mengudara,” ucap dia.

“Hasil yang didapatkan, pesawat dapat terbang dengan aman, stabil, dengan misi autonomus pesawat tersebut berhasil landing dengan selamat,” kata lanjutnya.