Composer Indonesia, Dian HP berbagi tentang perjalanan kariernya

235
0

Pagi Pagi Berkarier kali ini yang dibawakan oleh Kamal Rasyid dan Feli Sumayku dari IRadio Jakarta kedatangan seorang composer, pianist, accordionist, dan sekaligus music producer, Dian HP!

Dari berbagai kesibukannya hingga dalam dunia politik, selama 2 bulan kemarin beliau sempat absen sebagai music producer. Kali ini. Ia sedang mempersiapkan untuk album anak-anak dan sebuah kelompok non-komersil.

Perjalanan musik dari seorang Dian HP sendiri bermula sejak beliau masih kecil, alat musik yang ia pelajari sejak kecil adalah piano. Hingga saat ini alat musik yang beliau kuasai adalah piano dan accordion.

Ketika berumur 7 tahun, beliau bersekolah di Moscow karena ayahnya yang merupakan seorang diplomat. Di sekolahnya tersebut, mewajibkan para muridnya untuk bisa memainkan alat musik.

Dan orangtua sangat mendukung tentang pembelajaran musik. Dari situlah musik sangat melekat di dalam diri Dian HP.

Bekerja sesuai dengan hobi dan passion itu pasti luar biasa indah,” ujar Dian HP.

Bermula dari player, lama-lama menjadi arranger, kemudian menjadi composer. Menata musik, menata iklan, scoring film atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan istilah ilustrasi musik, untuk tari dan theater beliau telah mengerjakannya. Kemudian memulai menjadi music producer untuk album anak-anak.

Setelah itu, Tantowi Yahya pertama kali menawarkan Dian HP untuk mempunyai big band dalam sebuah acara di televisi yang berjudul Layar BNI. Karena pada waktu itu, persaingan belum begitu ketat.

Jika I-Listeners berkeinginan menjadi seorang composer, Dian HP menganjurkan untuk bersekolah di bidang tersebut, agar bisa mempunyai latar belakang musik lebih.

Composer sendiri merupakan pencipta dan penata musik. Composer bisa menciptakan sebuah melodi untuk keperluan-keperluan seperti lagu, film, iklan, dan lainnya yang berhubungan soal itu.

Composer juga bisa menjadi seorang arranger atau penata musik, tetapi hakekatnya bahwa composer menciptakan karya. Walaupun Dian HP adalah seorang praktisi musik, tetapi beliau juga penikmat dari musik itu sendiri juga.

IListeners mau ikutan kuis TTS berhadiah mobil? Buruan daftar dan download formulirnya DI SINI!

[teks: Rivat Adi Mulya | foto: dok. IRadio FM]
Baca juga:
The Sigit merayakan satu dekade album ‘Visible Idea of Perfection’
Malam puncak Java Jazz Festival 2017
Prilly Latuconsina meluncurkan buku puisi karangannya

 

LEAVE A REPLY