Fenomena ‘telolet’ mendadak tenar secara global dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, beberapa figur kenamaan dunia, seperti DJ Snake dan Zedd berkicau tentang ‘om telolet om’ di akun Twitter miliknya yang berbuah ribuan retweet serta komentar.

Sebenarnya, apa itu fenomena ‘om telolet om’? Mengapa bisa begitu tenar?

Menilik ke belakang, fenomena ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, kira-kira sejak sekitar dua tahun terakhir. Fenomena ini merupakan lanjutan dari kebiasaan anak-anak kecil di kota-kota di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) ketika menghabiskan waktu sore hari di pinggir jalan provinsi, menyaksikan banyak bus malam yang melintas.

Adalah sebuah kebiasaan umum di beberapa kota di kawasan tersebut, masyarakatnya kerap bercengekerama di pinggir jalan memerhatikan lalu lintas.

Entah apa maksudnya, namun kebiasaan tersebut telah menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat setempat dan bahkan mampu mengakrabkan suasana.

Ada yang menyebut bahwa kebiasaan bercengekerama di pinggir jalan tersebut membuat para pengemudi bus malam dan kendaraan besar terpaksa membunyikan klakson sebagai peringatan agar orang-orang tersebut tidak terlalu dekat ke jalan.

Di saat yang sama, beberapa bus malam ada yang memodifikasi sistem klaksonnya dengan aneka suara unik dan membunyikannya di jalanan. Inilah yang kemudian menarik perhatian warga sehingga muncul fenomena ‘telolet’.

Dimulai dari keisengan anak-anak yang sengaja mendekati jalanan sehiingga bus malam membunyikan klakson sebagai peringatan.

Uniknya, bunyi klakson khas tersebut justru direkam dan saling diperlihatkan satu sama lain oleh anak-anak tersebut. Lambat laun, kebiasaan tersebut menular ke anak-anak lainnya yang membuat mereka kerap sengaja berdiri di pinggir jalan berteriak meminta supir bus malam membunyikan klakson.

Ketika berbagai rekaman suara klakson bus malam diunggah di jejaring sosial, terutama di Facebook dan Twitter, netizen pun bereaksi dengan saling membagikan unggahan tersebut yang berujung viral.

Terlebih dengan cukup banyaknya penyuka bus malam yang aktif di jejaring sosial semakin membuat hal tersebut tersebar luas sebagai lelucon sederhana yang menyenangkan.

Jika kemudian beberapa DJ kenamaan dunia turut membuat fenomena ‘telolet’ menjadi tren topik teratas, tidak lain karena serbuan kreativitas para pengunggah hal terkait di internet. Dimulai dari unggahan rekaman ‘telolet’ pada umumnya hingga kreasi remix dari berbagai bunyi ‘telolet’.

Sayangnya di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Jepara misalnya, fenomena ini resmi dilarang oleh kepolisian setempat karena membahayakan.

Konon, begitu populernya fenomena ‘telolet’ di sana, membuat banyak warga berbondong-bondong berkumpul di pinggir jalan di sekitar terminal bus setempat untuk menodong supir bus malam membunyikan klakson.

Bahkan, banyak juga yang tidak takut memberhentikan paksa bus malam untuk memotret dan merekam bunyi klakson ‘telolet’.

Berikut adalah salah satu video tentang para pemburu ‘telolet’ yang dikutip dari YouTube MalesBangetDotCom.

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini. [teks Happy Ferdian / sumber esquire.co.id | foto commons.wikimedia.org]

Baca juga:
Baper-baperan di film Collateral Beauty
Pengalaman seru Satya Winie di Banda Neira
Emir Hermono mengajak Rayi Putra dan A. Nayaka berkolaborasi

SHARE