Rayakan Rilis Mini Album, Efek Rumah Kaca Gelar Konser

93
0

Efek Rumah Kaca akhirnya melepas karya baru lewat mini albumnya yang berjudul Jalan Enam Tiga. Perilisan EP dirayakan bersama penggemarnya dengan menggelar konser di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Selasa (29/01/2020).

Konser dibuka dengan penampilan band Mad Madmen dan dipandu oleh komika Soleh Solihun lengkap dengan lawakannya khasnya.

Penampilan Efek Rumah Kaca di konser itu berlangsung cukup lama. Tercatat, Cholil dan kawan-kawan baru membawakan lagu-lagu di mini album Jalan Enam Tiga usai menyanyikan lagu ke-15 berjudul “Mosi Tidak Percaya”.

Lagu “Jalan Enam Tiga”, “Normal Yang Baru”, “Palung Mariana”, dan “Tiba-tiba Batu” dibawakan berurutan oleh ERK.

Kemeriahan ERK rupanya belum berhenti. Mereka tetap lanjut untuk menghibur seratusan penggemar yang memadati venue konser. Bahkan, tak terasa ERK membawakan total 29 lagu malam itu.

Di penghujung penampilan, ERK menampilkan sosok spesial, yakni Adrian Yunan yang merupakan mantan personel band yang populer lewat Lagu Cinta Melulu itu. Dua lagu terakhir “Sebelah Mata” dan “Cinta Melulu” pun dinyanyikan ERK bersama Adrian.

Jalan Enam Tiga menjadi karya mini album pertama yang dimiliki Efek Rumah Kaca. Vokalis ERK Cholil Mahmud berujar bahwa mini album ini merupakan cendera mata dari kota New York.

Menurut pengakuan sang vokalis, Cholil Mahmud, karya ini merupakan hasil dari 7 bulan melakukan residensi di Kota New York.

“Kita ingin treat itu sebagai residensi, kalo seniman seni rupa residensi selama tiga bulan itu dia menyerap semangat dan merespons wilayah itu, Ini kita mau coba melakukan hal itu,” kata Cholil dikutip dari tempo.co.

Kota New York merupakan tempat tinggal Cholil selama 5 tahun terakhir, dimana ia dan istrinya melanjutkan studi. Cholil memboyong seluruh personil ERK untuk merekam lagu di sebuah studio di New York.

Suasana musim panas kota New York juga secara tidak langsung mempengaruhi warna musik ERK di mini album terbarunya ini. Secara garis besar lagu-lagu dalam Jalan Enam Tiga terdengar lebih cerah dan simpel, meninggalkan kesan kemuraman dan aransemen rumit pada album sebelumnya, Sinestesia.

Cholil juga menjelaskan, pemilihan judul Jalan Enam Tiga merupakan penghargaan dari ERK terhadap program televisi Sesame Street sebagai perintis tayangan edukasi untuk anak-anak di seluruh dunia.

Selama puluhan tahun Sesame Street hanya menjadi jalan fiksi yang tidak pernah ada di dunia nyata. Hingga pada bulan Mei 2019, bertepatan dengan ulang tahun ke 50, akhirnya diresmikan sebuah jalan bernama Sesame Street.

Jalan tersebut terletak di persimpangan jalan utama di daerah Manhattan, New York. Persimpangan jalan ini sebelumnya bernama 63rd Street yang pada akhirnya menjadi inspirasi Cholil.

[teks timnewsroom/berbagaisumber | foto cultura]