Kontroversi di balik film “Posesif”

611
0

Film “Posesif” yang ditulis oleh Gina S. Noer dan disutradarai oleh Edwin sedang menjadi buah bibir di dunia perfilman. Pasalnya, film yang baru akan tayang pada 26 Oktober 2017 itu telah mendapatkan 10 nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2017.

Sedangkan pada peraturannya, film yang dapat masuk nominasi adalah film yang masa tayangnya dari Oktober 2016 hingga September 2017, dan harus memegang Surat Tanda Lulus Sensor (STLS).

Banyak yang merasa film yang diproduseri oleh Meiske Taurisia tersebut tidak memenuhi persyaratan tersebut.

Riri Reza, sutradara sekaligus ketua penjurian FFI 2017, mengatakan bahwa film “Posesif” ini sebelumnya sudah pernah tayang dari tanggal 22-24 September 2017 di bioskop mikro yaitu di Kinosaurus, Kineforum, dan Cine Spice.

Meiska Taurisia pun juga mengatakan, perihal STLS itu sudah dikantongi tim produksi “Posesif” sudah dari sebelum tanggal 5 Oktober 2017.

Nominasi yang didapatkan film “Posesif” antara lain adalah Citra Award for Best Leading Actor, Citra Award for Best Leading Actress, Citra Award for Best Film, Citra Award for Original Scriptwriter, Citra Award for Best Cinematography, Citra Award for Best Director, dan lainnya.

Film ini mengusung tema kisah percintaan remaja SMA yang dilihat dari sisi gelapnya. Adipati Dolken akan berperan sebagai Yudhis, sosok remaja SMA tampan yang sangat mencintai kekasihnya Lala, yang diperankan oleh Putri Marino. Di balik sisi romantisnya, Yudhis adalah kekasih yang posesif dan menginginkan fokus Lala adalah dirinya.

Yudhis yang merupakan cinta pertama Lala meninggalkan kesan pacaran yang tidak sehat, dengan dibumbui dengan kekerasan.

Film ini pun membutuhkan waktu produksi yang lama, yaitu dua tahun. Edwin sebagai sutradara ingin mengemas film Posesif dengan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, namun dikemas dengan pesan-pesan yang mendalam.

Intip trailer-nya dulu yuk, I-Listeners!

[teks Ghesilia Gianty, I-Listeners dari Universitas Multimedia Nusantara / sumber berbagai sumber | foto rollingstone.co.id]

Baca juga:
Nino Kayam resmi bersolo karier!
Hobi olahraga lari sang Wakil Gubernur DKI
Pemain sepak bola yang meninggal saat Liga Indonesia

LEAVE A REPLY