Bareskrim Polri ungkap pelaku pemalsuan vaksin

406
0

Demi mencari keuntungan, mereka memalsukan vaksin dan menjualnya ke sejumlah rumah sakit. Bareskrim Polri mengendus ulah para pelaku dan membongkar praktik ini.

Menurut Direktur Tipid Eksus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya, Rabu (22/6) para pelaku digerebek di pabrik mereka di Pondok Aren Tangerang Selatan pada Selasa (21/6). Ada lima orang yang diamankan yakni M, T, A, S, dan L.

“Pabrik pembuatan vaksin palsu ini membuat vaksin campak, polio, dan hepatitis B, tetanus, dan BCG,” jelas Agung.

Lima pelaku yang ditangkap itu mulai dari pembuat dan penyalur vaksin palsu. Terdiri dari pemilik apotek, kurir, produsen/pembuat, dan bagian packing. Para pelaku ini ditangkap di daerah Kramatjati, Jaktim.

“Pembuatan vaksin seperti tersebut sangatlah membahayakan kesehatan, karena hal itu tidak sesuai dengan ketentuan pembuatan obat yang diatur oleh Balai POM,” jelas Agung.

Agung mengungkapkan, di lokasi pabrik ditemukan tempat yang tidak steril dan penuh dengan obat berbahaya lainnya serta alat untuk membuat vaksin mulai dari botol ampul, bahan-bahan berupa larutan yang dibuat tersangka dan labelnya.

“Pelaku mengisi ampul dengan cairan buatan sendiri yang menyerupai vaksin aslinya dengan menempelkan merk dan label. Cairan buatan pelaku tersebut berupa antibiotic gentamicin dicampur dengan cairan infus,” kata Agung.

Para pelaku kemudian digiring ke Bareskrim Polri dengan barang bukti. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mengungkap lamanya pembuatan pabrik palsu ini serta peredarannya. [teks eko/detik.com | foto conspiracy]

LEAVE A REPLY