Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada Pertalite maupun Pertamax, membuat warga Tanah Air pun mencari alternatif untuk mencari BBM termurah. Kini, banyak warga pun memilih Vivo untuk mengisi bensin dikarenakan harganya lebih murah dibandingkan Pertamina.
Seperti diketahui, Pertalite mengalami kenaikan harga cukup signifikan dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Selain itu, kenaikan juga berlaku untuk Solar bersubsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter serta Pertamax non-subsidi dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.
Kenaikan harga ini pun tidak lagi menjadikan Pertalite sebagai bensin termurah di Indonesia. Harga Pertalite yang kini sudah Rp 10.000 per liter, kalah murah dengan Vivo Revvo 89 seharga Rp 8.900.
Malahan justru disaat Pertamina menaikan harga jual BBM, harga Vivo justru mengalami penurunan. Sebelumnya harga Vivo Revvo 89 mencapai Rp 9.290 per liter.
Meski begitu, harga Vivo Revvo 89 ini tak akan bertahan lama. Diungkap oleh Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji, Vivo nantinya akan melakukan penyesuaian harga.
“Sebelumnya dan sampai saat ini, Vivo menghabiskan stoknya Ron 89 sampai 2 bulan ke depan dengan harga yang terjangkau masyarakat,” beber Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji dikutip CNN Indonesia.
Berikut ini daftar lengkap harga bensin di Indonesia.
1. Pertamina
Pertalite: Rp10.000
Pertamax: Rp14.500
Pertamax Turbo: Rp15.900
Dexlite: Rp17.100
Pertamina Dex: Rp17.400
2. Shell
Shell Super: Rp15.420
Shell V-Power: Rp16.130
Shell V-Power Diesel: Rp18.310
Shell V-Power Nitro+: Rp16.510
3. BP AKR
Diesel: Rp 17.990 per liter.
BP 90: Rp 15.320 per liter
BP 92: Rp 15.420 per liter
BP 95: Rp 16.130 per liter
4. Vivo
Revvo 89: Rp 8.900
Revvo 92: Rp15.400
Revvo 95: Rp16.100
Penulis: Rifqi Fadhillah