Jokowi Masih Percaya Polri Bisa Usut Kasus Penyerangan Novel

18

Jakarta (20/02) Presiden Joko Widodo masih percaya Polri bisa mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Meski sudah lebih dari 10 bulan pelaku penyerangan belum ditemukan, Jokowi menegaskan bahwa saat ini belum ada pernyataan bahwa Polri menyerah untuk mengusut kasus ini.

Oleh karena itu, Jokowi akan terus mengejar Kapolri untuk terus mengusut kasus ini dan menemukan pelaku yang menyiramkan air keras ke wajah Novel.

Saya akan terus kejar Kapolri agar kasus ini menjadi jelas dan tuntas siapa pun pelakunya. Akan kami kejar terus Polri,” kata Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/2).

Saat ditanya mengenai desakan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) untuk mengusut kasus ini, Jokowi tidak menjawab secara tegas.

Presiden hanya menegaskan bahwa akan diambil langkah lain jika Polri sudah menyerah.

Kalau Polri sudah gini (Jokowi membuat gestur angkat tangan), baru ke step yang lain,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengaku bersyukur Novel hampir selesai menjalani perawatan mata di Singapura. Novel rencananya akan pulang ke Indonesia pada Kamis (22/2).

Ya, bersyukur alhamdulilah, Pak Novel Baswedan sudah sembuh dan kembali ke Tanah Air. Saya kira Pak Novel nanti bisa bekerja kembali lagi ke KPK, kita syukuri,” kata Jokowi.

Untuk diketahui, jelang kepulangan Novel ke Indonesia, desakan agar Jokowi membentuk TGPF kembali muncul.

[teks timnewsroom/kompas.com | foto politiktoday]