Dishub DKI : Underpass Matraman dan Mampang Kurangi Kemacetan

20

Jakarta (11/04) Terowongan atau underpass Matraman dan Mampang yang  telah di ujicobakan dalam waktu dua hari ini diklaim dapat mengurai kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, hal itu bisa terlihat dari panjangnya antrian dengan kecepatan waktu tempuh kendaraan yang lebih cepat dari sebelumnya.

Kalau sekarang kan panjang nya antrian hanya sampai fly over salemba. Kecepatan belum tahu. Setelah itu tidak ada lagi antrian,Kecepatan Udah sampaI 20 sampai 30 km per jam yang di  matraman. Sebelumnya kan 5 km per jam saja tidak sampai,” ungkap Andri di Jakarta, Rabu, (11/04).

Andri menjelaskan kedua lokasi di Matraman dan Mampang memang mempunyai kondisi yang berbeda. Dimana kondisi di Matraman jauh lebih rumit dibandingkan dengan di Mampang yang tidak perlu dilakukan rekayasa lalu lintas dalam uji Coba underpass ini.

Kalau di mampang kan emang udah lancar. Kondisi mampang dan matraman emang jauh berbeda. Kalo Matraman banyak sekali crossing,sehingga membutuhkan rekayasa lalu lintas . Kalo mampang kan enggak. Sesuai Kondisi  fungsi awal,“jelasnya.

Menurutnya, uji Coba underpass di Matraman dan di Mampang ini akan dipermanenkan kalau tiga hal ini sudah memenuhi syarat. Yaitu kecepatan, waktu tempuh sama panjang antrian.

Dan pihaknya berharap bahwa underpass ini bisa mengurai kemacetan 20 sampai 30 persen.

Apabila rekayasa yang Kita lakukan dapat formalisasi yang efektif Yang Kita harapkan. Harapannya sederhana nih mengurai kemacetan 20 sampai 30 persen,“pungkasnya .

[teks timnewsroom | foto kumparan]