Tanpa Masinis, Jokowi Jajal LRT Jabodebek

14
0

Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri mencoba menaiki kereta Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) dari Stasiun Harjamukti ke Stasiun Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (26/12).

Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ada pula Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, M Rizal Wasal. Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono juga nampak hadir.

Jokowi mengatakan, selain cepat, perjalanan kereta itu juga nyaman dan tidak berisik. Ia menyebutkan, suara hanya muncul ketika kereta berbelok, itu pun kecil sekali.

“Ini sepanjang 9 kilometer dan ditempuh dalam waktu 12 menit dan kecepatan kereta tadi 80 kilometer per jam, sangat cepat sekali dan tanpa masinis,” kata Jokowi di Stasiun TMII, Jakarta, Senin.

Jokowi pun bangga karena kereta LRT Jabodebek ini dibuat oleh PT Industri Kereta Api (INKA) yang merupakan perusahaan dalam negeri.

“Kereta ini adalah buatan INKA, semuanya buatan INKA termasuk sistem tanpa masinisnya semuanya dari INKA,” kata Jokowi

Menurut Jokowi kereta itu dapat mengangkut 420 penumpang sedangkan stasiun-stasiun LRT Jabodebek mempunya kapasitas sekitar 520 orang. Jokowi menyebut perkembangan proyek ini sudah mencapai 87 persen dan ditargetkan dapat rampung mulai beroperasi pada pertengahan 2023.

“Kita harapkan nanti bulan Juli, Juni-Juli 2023 sudah bisa beroperasi berbarengan nanti dengan kereta cepat,” ujar Jokowi.

LRT Jabodebek merupakan proyek strategis nasional yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan transportasi dalam mendukung pembangunan di wilayah Jabodebek. LRT Jabodebek diharapkan menjadi salah satu moda yang dapat diandalkan untuk mengurangi kemacetan di Jabodebek.

LRT Jabodebek terdiri dari 3 lintas pelayanan yakni Lintas Pelayanan I Cawang- Harjamukti, Lintas Pelayanan II Cawang – Dukuh Atas, dan Lintas Pelayanan III Cawang – Jatimulya.

 

Penulis: Eko Susanto