Sama Seperti Indonesia, Malaysia Larang Warganya Mudik Saat Lebaran 2021

50
0
Malaysia larang warganya mudik lebaran

Malaysia baru-baru ini telah menetapkan lockdown nasional jelang lebaran 2021. Hal ini menyusul keputusan dari Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, untuk mencegah terjadinya peningkatan angka Covid-19.

Seperti diketahui, Indonesia telah ditetapkan larangan untuk mudik mendekati lebaran ke luar daerah oleh pemerintah. Ini merupakan kedua kalinya larangan untuk melakukan mudik, setelah tahun lalu juga dilarang karena melonjaknya infeksi Covid-19.

Malaysia larang warganya mudik lebaran

Sama halnya seperti di Indonesia, Malaysia juga melarang warganya untuk melakukan perjalanan daerah, kecuali untuk bekerja, vaksinasi, dan pasangan jarak jauh dimulai pada 10 Mei hingga 6 Juni 2021. Selain itu, juga diberlakukan lockdown nasional, mulai dari ziarah kubur hingga silaturahmi Idul Fitri.

“Sehubungan itu, Sidang Umum Majelis Keselamatan Negara Mengenai COVID-19 yang saya pimpin hari ini telah membuat keputusan untuk melaksanakan Perintah Kawalan Pergerakan di Seluruh Negara,” demikian pernyataan PM Yassin pada Senin 10 Mei 2021 dalam keterangan tertulis yang dikutip dari akun Facebook miliknya.

“Melarang semua bentuk himpunan sosial termasuk kenduri-kendara, majlis perkawinan dan pertunangan, majlis doa selamat dan tahlil, majlis makan malam, majlis sambutan hari jadi serta majlis-majlis resmi kerajaan dan swasta,” tegas PM Yassin.

Kasus Covid-19 yang ada di Malaysia sedang melonjak tajam hingga 4.000 kasus sehari. Takut hal-hal yang tidak diinginkan menjelang lebaran, maka ditetapkan pengawalan ketat untuk warganya tidak berpergian.

Baca Juga : Ini Beberapa Panduan Perayaan Hari Raya Idul Fitri Dari Kemenag

Meski begitu, perayaan salat sunah Idul Fitri masih dibolehkan di Malaysia. Namun, jumlah peserta maksimal hanya diperbolehkan 50 orang tidak lebih dengan kapasitas masjid 1.000 jemaah. Sementara masjid hanya hanya menampung kurang dari 1.000 jemaah hanya boleh dimasuki 20 orang.