Pro Kontra Penangkapan Susno

58
0

Jakarta (13/04/10) Penangkapan mantan Kabareskrim Mabes POLRI Komjen Pol Susno Duaji sebelum ke Singapura kemarin sore, menunjukkan kepanikan pimpinan kepolisian. Kepanikan ini ditunjukkan dari alasan penangkapan Susno. Keberangkatan Susno ke luar negeri tanpa ijin pimpinan kepolisian, dinilai tidak masuk akal. Ditemui di Gedung MPR/DPR RI Senayan Jakarta, hari ini, Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman, mengatakan, kepanikan ini muncul karena Susno terus mengungkap mafia kasus di kepolisian yang melibatkan pejabat-pejabat kepolisian. Benny menilai, terlihat juga ada keinginan dari pimpinan kepolisian untuk menghentikan niat Susno Duadji ini.  

Berbeda dengan Benny K Harman, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan, tidak ada yang salah dalam penangkapan Susno Duadji. Azis mengharapkan, semua lembaga penegak hukum tetap fokus menyelesaikan kaus Bank Century dan mengungkap mafia hukum. Jangan sampai penangkapan Susno justru mengalihkan fokus kinerja, meski kecurigaan adanya skenario besar dari penangkapan Susno tidak bisa diabaikan begitu saja.

Ditambahkan oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie, POLRI diharapkan profesional menyikapi masalah Susno Duaji. Ditemui di Gedung MPR/DPR RI Senayan Jakarta, hari ini, Marzuki Alie mengatakan, sebagai masalah internal, POLRI seharusnya tidak mempertontonkan masalah internalnya pada publik.  Hal tersebut seakan menunjukkan adanya pertarungan adu otot POLRI dengan Susno Duaji. Penangkapan Susno yang masih aktif sebagai anggota POLRI juga menimbulkan unsur bias, karena Susno sedang menjadi icon dalam pengungkapan markus pajak.

Ketua DPR RI Marzuki Alie menambahkan, pimpinan DPR RI mempersilahkan Komisi Tiga DPR RI untuk mempertanyakan perihal penangkapan Susno ini pada Kapolri. Tidak menutup kemungkinan pimpinan DPR mengambil inisiatif untuk membahasnya.(bas/nuk)

LEAVE A REPLY