Hati-Hati, Peningkatan Kasus Covid-19 Akan Terlihat 2 Minggu Setelah Masa Mudik

57
0
Peningkatan Kasus Covid-19 Setelah Mudik

Larangan pemerintah untuk tidak melakukan mudik pada Hari Raya tahun ini rasanya tidak dipatuhi masyarakat. Banyak orang yang nekat menerobos mudik padahal akan ada penyekatan di titik-titik jalur mudik. Masih banyak juga yang menyalahgunakan SIKM untuk bisa diizinkan mudik.

Dilansir Kompas, Presiden Jokowi sudah mengingatkan bahwa Idul Fitri 2020 meningkatkan jumlah kasus Covid-19 sebesar 93 persen. Melihat tahun ini masih banyak yang memaksakan diri untuk mudik, rasanya akan melonjak sebanyak tahun lalu. Adapun di daerah Yogyakarta yang mana kasus Covid menyebar ke 4 pedukuhan mengakibatkan peningkatan kasus.

Peningkatan Kasus Covid-19 Setelah Mudik

Kasus Covid-19 yang meningkat di daerah Sumatera sebesar 27,22% selama bulan Mei 2021. Adapun daerah yang terkena yaitu Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Sedangkan di pulau Jawa sendiri angka menurun tetapi tetap harus berhati-hati.

Peningkatan Kasus Covid-19 Setelah Mudik

Protokol dan penjagaan jalur-jalur mudik yang tidak ketat membuat pemudik lebih mudah untuk nekat menerobos larangan ini. Dilansir Kontan, arus balik mudik juga harus menjadi perhatian pemerintah yang utama.

Pasalnya pasti banyak pelanggar yang diakibatkan ketidak tegasannya pemerintah. I-Listeners sendiri harus berhati-hati saling menjaga diri agar terhindar dari virus Covid-19.

Baca Juga : Hal Yang Tak Pernah Luput Terjadi Setelah Libur Lebaran

Jaga kesehatan I Listeners, tetap mematuhi protokol kesehatan, dan jangan keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.