“Abu-Abu”, Respon Nidji Terhadap Keresahan Masa Pandemi

27
0

Sejak Maret 2020, pandemi Covid-19 melanda Indonesia.  Seluruh aktivitas berjalan tidak seperti saat kondisi normal.  Di tengah ketidakpastian yang ada, grup band Nidji memilih untuk tetap produktif dan melahirkan karya baru berjudul “Abu-Abu”.

“Abu-Abu” merefleksikan kondisi saat ini di Indonesia.  Banyak keresahan yang terjadi akibat berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.  Ide judulnya sendiri datang dari puteri kedua Randy Danistha (keyboard), ketika ditanyakan tema dari lagu yang baru ia buat. “Lagu ini ditulis di awal tahun 2020.  Waktu lagi main piano dengan anak kedua saya, Sakha, saya minta masukan tema untuk lagu itu.  Dia spontan jawab ‘Abu-Abu!’ Kalau dipikir-pikir, ternyata cukup relevan dengan kondisi sekarang,” tutur Randy.

Lewat lagu ini, Nidji ingin menekankan bahwa banyak hal di dunia yang tidak dibatasi hitam atau putih.  Ini juga bisa diartikan sebagai potret kefrustasian seseorang terhadap pudarnya garis tebal yang memisahkan dua hal yang sangat berbeda.  Sehingga akhirnya lama-lama tidak jelas atau buram, dan menjadi satu.  “Lagu ini ibaratnya lukisan realism tahun 2020.  Sebagai manusia, secara naluri kita terus mencari jawaban penyelesaian atas sesuatu, yang kita tidak akan pernah tahu,” tambah Randy lagi.

Aransemen lagu baru ini digarap oleh Ariel sebagai produser.  Disempurnakan intonasi musik dan nyanyian dari Ubay.  Lagu ini dibuat dengan ritme yang konstan dan tidak terburu-buru dari awal sampai akhir, namun tetap mencapai titik klimaks.

Lagu ini kemudian disempurnakan Nidji pada bulan Ramadhan 2020.  Kondisi ini seolah mengajak kita untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang terjadi selama ini.  Lewat kontemplasi, kita diharapkan tersadar akan keburukan yang sudah diciptakan dan merusak alam semesta.  Fitnah, perang saudara, rasisme, kekerasan, dan segala hal negatif yang membuat semuanya menjadi buram.

Tunggu pemutaran perdana “Abu-Abu” di I-Radio Jakarta tanggal 24 Juli 2020 pukul 09.00 WIB.  Dipersembahkan oleh Nidji, yang beranggotakan: Ariel Harsya (gitar), Ramadhista Akbar (gitar), Andro Regantoro (bas), Randy Danistha (keyboard), Adri Prakarsa (drum), dan Yusuf Ubay (vokal).