Nidji merilis ulang album perdana berbentuk piringan hitam

30

Band yang terbentuk pada tahun 2002 ini merilis kembali album perdana mereka yang berbentuk piringan hitam. Ini dilakukan untuk merayakan sepuluh tahun album yang mereka sebut sebagai album terbaik Nidji.

Tapi memang album ini adalah awal dari yang terbentuk hari ini. Breakthru bisa dibilang sebagai blueprint Nidji” ujar Adri, drummer Nidji saat jumpa pers peluncuran Piringan Hitam Album Nidji Breakthru di Kemang, Jakarta Selatan pada hari Senin 28 November 2016.

Piringan hitam ini hanya tersedia 225 keping dan dijual dengan harga 350 ribu rupiah melalui salah satu toko online.

Tahapnya kita pertama akan ngeluarin 100 dulu dengan tanda tangan, part kedua 100 dengan pizza box, dan yang terakhir dengan doodle kami” kata Rama, gitaris Nidji saat jumpa pers.

Meski dijual dengan harga yang cukup mahal, Nidji tetap yakin piringan hitam ini akan laku di pasaran. Apalagi kalau memang kalian fansnya Nidji.

Jangan sampai kehabisan ya, I-Listeners!

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini. [teks Andre Fransisco/ sumber liputan6.com | foto pojoksatu.id]

Baca juga:
Fakta-fakta AIDS yang perlu diketahui
Eross Candra merilis album solo perdana
“Indikasi” kini kembali dengan mini showcase Primata