Sinema

    39
    0

    Sembilan belas tahun bukan waktu yang singkat untuk eksis di dunia musik. Oleh sebab itu D’MASIV ingin merayakan perjalanan panjang mereka melalui TIME, album ketujuh band pop asal Jakarta tersebut. Dirilis oleh Musica Studio’s pada 25 Februari 2022, TIME merupakan rangkuman kebersamaan Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwikky Aditya Marsall alias Kiki (gitar), Nurul Damar Ramadhan atau Rama (gitar), Rai Dinata (bas) dan Wahyu Piaji (drum) sejak tahun 2003 hingga saat ini.

    Salah satu hal baru yang terjadi di TIME adalah proses pengerjaan albumnya yang tidak berlangsung di studio, melainkan di kediaman Rian di Jakarta dan Omahe Kancaku milik Oni Krisnerwinto di Yogyakarta. “Kami mengerjakannya di rumah, santai, tidak terpatok waktu. Kalau tiba-tiba enggak mood, ya sudah, kami santai-santai dulu. Kalau tiba-tiba ada tukang bakso di depan rumah, kami makan bakso dulu. Jadi tidak terkekang oleh sif studio,” kata Kiki.

    Karakter musik D’MASIV juga cukup berubah pada album TIME. Menurut Rama, “Kontras banget dengan album D’MASIV yang lain, Kedengaran banget musiknya lebih rapat, musik dan vokal serta backing vocal yang lebih groove. Sekilas terdengar seperti musik di era ‘80-’90-an.” Rasa yang berbeda ini didukung suara drum Wahyu yang sepenuhnya diisi secara elektronik tanpa drum akustik, sehingga lagu-lagu seperti “Lagu Untukmu”, “Waktu yang Menjawab”, “Terlalu Tinggi”, “Perawan” dan “Perempuan Tangguh” terdengar segar tanpa kehilangan ciri khas musik D’MASIV yang mudah diterima telinga.