Dua Centang Biru

    28
    0

    Usia yang terbilang masih belia tak menghalangi Aminda untuk berusaha mewujudkan mimpinya. Gadis bernama lengkap Amindana Chinika yang lahir di Jakarta, 17 Juni 2002 ini telah jatuh cinta dengan musik sejak ia masih kecil. Ia pun mengeksplorasi ketertarikannya pada nada dengan mempelajari beberapa instrumen, seperti piano, hingga gitar yang sampai saat ini masih ditekuninya.

    Namun ketulusan dalam karakter vokalnya lah yang mempertemukannya dengan Yovie Widianto sampai sang maestro mempercayakannya dengan sebuah lagu berjudul “Dua Centang Biru”.

    “Kehidupan remaja itu memang penuh warna, nah Aminda itu seorang storyteller yang punya banyak cerita indah dalam pengalaman hidupnya sebagai remaja dan suara vokalnya yang sederhana nan merdu mampu membawakan cerita-cerita itu dengan tulus sampai ke hati,” ungkap Yovie Widianto saat menjawab kesannya terhadap artis baru yang ia produseri itu.

    Lagu berjudul “Dua Centang Biru” sendiri digarap khusus oleh Yovie Widianto sebagai single perdana Aminda sekaligus debutnya di dunia tarik suara. Mengangkat metafora cinta sepihak yang dikemas dalam kisah sederhana tentang pesan yang terbaca namun tak berbalas, lagu ini menceritakan konflik percintaan yang sering dialami oleh orang kebanyakan. Efek galau akibat notifikasi dua centang biru pada percakapan di chat app yang menandakan pesan sudah terbaca oleh penerimanya, namun tak

    kunjung terkirim balasan untuk si pengirim. Tindakan tak membalas pesan atau tiba-ti- ba memutus komunikasi tanpa penjelasan ini pun biasa dikenal dengan istilah ‘ghosting’.

    “Aku sih bener-bener bisa relate banget sama cerita lagunya karena aku juga pernah ngalamin dan aku yakin banyak orang juga pernah ngalamin hal yang sama, makanya pas proses workshop dan recording single ini aku di arahin sama Mas Yovie untuk ngeluarin reaksi yang apa adanya, cara menjiwai lagunya itu ya harus tulus aja, gak perlu berlebihan,” jelas Aminda saat menceritakan tentang proses pembuatan single tersebut.