Di Kehidupan Yang Lain

    106
    0

    Virus Corona yang tengah melanda tanah air dan beberapa negara, ternyata tak membuat kreativitas menjadi mandek. Justru sebaliknya, disaat masyarakat dihimbau agar berdiam diri di rumah, sebagian musisi memanfaatkannya untuk terus membuat karya.

    Hal tersebut dibuktikan oleh Vriz. Grup band yang beranggotakan Bobby (vokal), Mende (gitar), dan Faisal (Bass) sepakat untuk membentuk sebuah band di tengah pandemi corona. 19 Juni 2020, band ini pun resmi dibentuk. Mengambil nama dari bahasa Yunani yang memiliki arti setia, dinamis dan banyak disukai.

    Ketiga anak muda ini mencoba meramaikan industri musik di Indonesia. Tak perlu waktu lama, hanya butuh dua minggu saja single berjudul ‘Di Kehidupan Yang Lain’ pun tercipta. Dan hebatnya, single tersebut dikerjakan dari rumah masing-masing personilnya.

    “Kesulitan sih ada, di saat kondisi pandemi ini kita masing-masing personil recording di rumah nya masing-masing. Dukanya sempat berganti-ganti lirik sesuai dengan tema lagu ini. Kalau sukanya ngerjain single ini terbilang sangat cepat, kita lebih santai,” jelas Mende sang gitaris.

    Lagu ini bercerita tentang sebuah perasaan cinta yang dalam pada seseorang. Sebuah kisah cinta sejati yang penuh dengan romansa dan cerita indah. Namun, ditengah perjalanan terjadi sesuatu yang membuat keduanya harus terpisah, walau demikian tidak mudah untuk melupakan cinta sejati. Meskipun tidak bisa bersama di dunia, perasaan itu tetap terbawa sampai mati. Dan keduanya sangat berharap dapat bertemu kembali di kehidupan yang lain.

    Cukup dalam memang lirik yang ditulis oleh Bobby ini.  Bait-bait kata yang indah tersebut dikemas dengan aransemen yang cukup fresh dan modern. “Aransemen lebih modern, lirik yang mengena dan juga yang ditonjolkan sih lebih di squencer nya,” ungkap Mende.

    Dalam single ini, sang vokalis sekaligus pencipta lagu mencoba untuk memainkan squencer dan gitar akustik. Mungkin karena itulah, band ini terlihat sedikit berbeda dan unik. Sebenarnya Vriz bukanlah wajah baru dalam industri musik Indonesia. Sebelum dikenal sebagai Vriz, sebagian personilnya sempat bergabung dengan Fatik band.

    Namun sayang, seiring perjalanan bermusik mereka, sang vokalis dan samg drummer memilih untuk mengundurkan diri. Mende dan Faisal pun memutuskan untuk membentuk band baru lagi, mereka pun mulai mencari-cari vokalis yang cocok untuk band baru yang akan dibentuk tersebut.

    Bobby, sang  juara salah satu ajang pencarian bakat tv swasta tahun 2005, sekaligus pencipta lagu ‘Kubenci Kau Dengan Cintaku’ yang dinyanyikan oleh penyanyi bernama Thito pun digaet. Sebelum sepakat mengusung nama Vriz, sebenarnya terdapat dua pilihan nama lain untuk band ini, yakni Nama dan Zelia. Namun ketiganya akhirnya sepakat nama Vriz lah yang terpilih.

    “Karena lebih simpel dan maknanya bagus sama feeling dan pas dengan aliran musik kita,” ucap Mende.