Mayoritas Warga DKI Jakarta Tak Puas Kinerja Anies Baswedan

809
0
Mayoritas Warga DKI Jakarta Tak Puas Kinerja Anies Baswedan

Hasil survei yang dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) menunjukkan bahwa mayoritas warga DKI Jakarta tidak puas dengan kinerja Gubernur Anies Baswedan. Padahal selama kepemimpinannya Anies Baswedan telah melakukan banyak pembangunan umum. Lalu mengapa?

Survei dari Nusantara Strategic Network (NSN) ini dilakukan pada periode 5-15 Januari 2022 dan melibatkan 400 responden di seluruh wilayah DKI Jakarta. Metode yang dipakai dalam pemilihan responden ini menggunakan metode multistage random sampling. Sementara itu pengambilan data dilakukan secara tatap muka.

Dalam hasil survei tersebut terdapat 60,3 persen warga DKI menyatakan tidak puas terhadap kinerja mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut. Sementara hanya 33,8 persen yang mengaku puas dengan kinerja Anies dan 5,9 persen lainnya memilih untuk tidak menjawab.

“Tingkat kepuasan publik terhadap Anies tetap bertahan 33,8 persen,” ungkap Direktur Program NSN Riandi, dalam keterangan tertulis seperti dikutip kantor berita ANTARA, Jumat (21/2/2022).

Mayoritas Warga DKI Jakarta Tak Puas Kinerja Anies Baswedan

Seperti diketahui, dalam kepemimpinannya Anies telah berhasil melakukan sejumlah pembungan di Ibu Kota. Fasilitas umum seperti halte integrasi CSW, memperbaiki jembatan penyeberangan yang intstagramable hingga pengoperasian LRT Jakarta telah dibangun Anies dalam masa kepemimpinannya. Bahkan, terbaru saat ini telah dibangun stadion bertaraf internasional yakni Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Namun begitu, sebagian besar masyarakat Jakarta masih belum puas dengan kinerja Anies. Diungkap oleh Riandi, salah satu penyebab tingkat kepuasan warga DKI terhadap kinerja Anies rendah adalah karena permasalahan banjir dan macet yang masih belum bisa teratasi.

Salah satunya adalah banjir yang kembali melanda Jakarta pada 18-19 Januari 2022. Banjir tersebut hingga menyebabkan 102 RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara terendam.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah