Komisi III DPR Aklamasi Pilih Komjen Idham Azis Sebagai Kapolri

31
0

Jakarta (30/10) Komisi III DPR resmi menetapkan Komjen Idham Azis sebagai Kapolri menggantikan Tito Karnavian. Penetapan Idham dilakukan usai serangkaian uji kelayakan atau Fit and Proper Test yang digelar Komisi III, Rabu (30/10/2019).

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry menyatakan seluruh fraksi di Komisi III sudah menyetujui secara aklamasi Idham untuk menjadi Kapolri.

Semua fraksi memutuskan aklamasi, aklamasi untuk menyetujui Komjen Idham Aziz menjadi Kapolri,” kata Herman.

Selanjutnya, keputusan itu akan dibahas dengan seluruh pimpinan DPR RI sore ini. Rencananya, keputusan itu akan dibawa untuk disahkan dalam rapat paripurna DPR yang digelar Kamis besok (31/10).

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengajukan nama Komjen Idham Azis sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Tito Karnavian. Lulusan Akpol 1988 ini dikenal berpengalaman dalam bidang reserse.

Berikut ini riwayat jabatan Komjen Idham Azis :

– Idham Aziz mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada 1988, atau setahun setelah Tito.

– Awal karier Idham dimulai saat mengemban jabatan Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung pada tahun 1989.

– Pada 2004, Idham sempat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat.

– Namun, namanya mulai dikenal saat menjabat Kanit Pemeriksaan Subden Investigasi Densus 88 Antiteror (2005). Bersama Tito Karnavian, Idham berhasil melumpuhkan gembong teroris Azhari Husin alias Dr Azhari di Batu, Malang, Jawa Timur (2005).

– Kemudian, Idham dimutasi menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat di akhir 2008. Setahun berselang, ia kembali dimutasi menjadi Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya.

– Pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara itu kemudian naik menjadi Wakadensus 88 Antiteror Polri (2010) untuk mendampingi Tito yang menjabat Kadensus 88 Antiteror Polri.

– Setelah 2,5 tahun bergelut melawan aksi terorisme, Idham pecah bintang lantaran dimutasi menjadi Dirtipikor Bareskrim Polri. Pangkatnya pun naik menjadi Brigardir Jenderal (Brigjen).

– Jabatan selanjutnya yang diemban Idham adalah Kapolda Sulawesi Tengah (2014), Inspektur Wilayah II Itawasum Polri pada Februari 2016, dan Kadiv Propam Polri pada September 2016.

– Idham kemudian dipercaya oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengawal Ibukota dengan jabatan Kapolda Metro Jaya (2017).

– Ditahun 2019, Idham menggantikan Komjen Pol Arief Sulistyanto sebagai Kabareskrim Polri. Terakhir, Idham ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal pengganti Kapolri.

[teks timnewsroom/berbagaisumber | foto kompas]