JOKER, Hadirkan Sisi Dramatis dan Kelam Joker

331
0

Ilisteners, Salah satu film yang dinanti tahun ini, JOKER akhirnya tayang di bioskop tanah air mulai 2 Oktober 2019. Joker, yang dikenal sebagai musuh utama Batman ini, hadir sebagai karakter utama di film ini. Diperankan oleh aktor Joaquin Phoenix, film ini mengangkat kisah masa lalu Arthur Fleck yang begitu kompleks hingga akhirnya menjadi karakter Joker yang terkenal kejam.

Film ini bercerita tentang Arthur Fleck, salah satu orang dari golongan kelas bawah/pekerja di Gothanm City yang harus berusaha keras untuk bertahan hidup. Arthur yang terobsesi untuk menjadi komedian tunggal ini sehari-hari bekerja sebagai badut. Dalam kesehariannya, Arthur tak jarang mendapatkan perlakuan buruk dari orang-orang di sekitarnya.

Situasi makin berat, karena Arthur memiliki masalah kejiwaan, dimana kerap kali ia tak bisa menahan tawa. Situasi yang tak bisa ia kontrol dan seringkali membawa masalah bagi dirinya. Ia pun musti rutin berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk bisa mengatasi kelainan dirinya itu.

Dalam perjalanan, Arthur terus dirundung masalah, mulai dari dihentikannya layanan konsultasi kesehatan mental dirinya, ibunya yang memiliki penyakit delusi hingga akhirnya ia dipecat dari pekerjaannya sebagai badut. Peristiwa demi peristiwa perundungan yang dialami Arthur membuat emosinya tak terkendali dan mengubah pandangan serta sikapnya dalam menghadapi masalah.

Lewat film ini, sutradara Todd Phillips mampu menghadirkan moment-moment krusial dalam hidup Arthur yang dramatis dan kelam, hingga seolah mampu menghadirkan empati penonton dan mahfum atas kekejaman yang dilakukannya.

Belum lagi akting gemilang Joaquin Phoenix yang mampu membawakan karakter Arthur alias Joker dengan prima. Mulai dari bentuk fisik, ekspresi wajah sampai gestur tubuhnya begitu total menggambarkan kegusaran yang dirasakan Arthur.

Dia mampu menciptakan sosok Joker yang benar-benar gila, sakit mental dan tidak punya rasa. Namun, sekaligus mampu membawa penontonnya untuk merasakan rasa sakit yang dia rasakan sebelum dia berubah menjadi seorang Joker.

Boleh dibilang film Joker ini sangat kuat, sarat makna, sekaligus mampu mempermainkan pikiran. Apalagi mampu menampilkan isu kesehatan mental yang menjadi latarbelakang seseorang berbuat diluar kendali. Ilustrasi musik dan dialog tajam sangat menunjang mood dan pesan yang hendak disampaikan.

Yang menarik, film ini akan menghadirkan karakter Thomas Wayne (Cullen), Bruce Wayne kecil (Pereira-Olson) dan Alfred Pennyworth (Hodge).

Satu lagi yang menjadi catatan, film ini mendapatkan rating 17 tahun ke atas dari LSF karena banyaknya adegan kekerasan di dalamnya. Alhasil film ini tidak direkomendasikan untuk ditonton anak-anak. Selamat menonton ya.

Berikut ini trailer film Joker :

[teks timnewsroom/berbagaisumber | foto warnerbros]