Jam Operasional MRT Berubah, Penumpang Boleh Buka Puasa Dengan Air Putih & Kurma

10
0
Jam Operasional MRT Berubah

Semenjak pandemi Covid-19 masih terus menghantui Jakarta, jam operasional transportasi pun juga terganggu. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang semakin meluas.

Mulai 19 April 2021, jadwal operasional MRT berubah. Perubahan ini berpacu pada peraturan pemerintah mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

Jam Operasional MRT Berubah

Perubahan jadwal juga diumumkan lewat akun Instagram MRT Jakarta. Jadwal operasional hari kerja (Senin-Jumat) mulai pukul 05.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Jarak antar kereta di hari kerja setiap 5 menit sekali di jam padat (07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB) dan setiap 10 menit sekali di luar jam padat. Jadwal di akhir pekan (Sabtu-Minggu) dan hari libur mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB dengan jeda antar kereta setiap 10 menit sekali.

Pemberlakuan perubahan jadwal operasional MRT juga membatasi penumpang di setiap gerbong. Jumlah pengguna dibatasi 70 penumpang per gerbong kereta. Semua umur boleh menaiki MRT asalkan menggunakan masker dan tetap wajib mematuhi protokol kesehatan.

Jam Operasional MRT Berubah

Di bulan Ramadhan, MRT juga memperbolehkan penumpang berbuka puasa sedikit di dalam MRT. Penumpang hanya diberikan waktu 10 menit setelah Adzan Maghrib untuk berbuka puasa.

Hanya air putih dan kurma yang boleh dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa yang diperbolehkan. Jenis minuman dan makanan hanya diperbolehkan air putih, tidak minuman yang lain dan hanya kurma, tidak makanan yang lain. Hal ini diterapkan supaya area MRT Jakarta tetap bersih.

Baca Juga : Tidak Ada Sanksi Jika Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei

Pembatasan jarak dan penerapan protokol kesehatan tetap akan MRT Jakarta lakukan sehingga tidak menambah penyebaran virus Covid-19.