Jadi Tersangka Kasus “IDI Kacung WHO”, Jerinx SID Langsung Ditahan

29
0

Jakarta (1/08) Drummer SID, Jerinx ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi menegaskan, Jerinx terancam hukuman penjara selama enam tahun.

“Ancaman hukuman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar,” kata Syamsi seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (12/8). Hal itu berdasarkan Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan/atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Syamsi menambahkan, dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP, sesuai dengan laporan polisi bernomor LP/263/VI/2020/Bali/SPKT, tanggal 16 Juni 2020. Usai dijadikan tersangka, Jerinx langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali.

“Yang bersangkutan hari ini dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dan setelah dilakukan pemeriksaan langsung penahanan,” ujar Syamsi.

Sebelumnya, Jerinx juga dilaporkan ke Polda Bali pada 16 Juni 2020. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Bali melaporkan Jerinx lantaran tak terima dengan unggahannya. Di akun Instagramnya, Jerinx menulis : “Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19”.

Ketua IDI Bali I Gede Putra Suteja mengatakan, Jerinx menghina organisasinya dengan penyebutan “kacung WHO”.

“Iya, terkait menghina IDI sebagai kacungnya WHO, IDI ikatan apa itu. Kita kan organisasi merasa terhina terhadap hal ini,” kata Suteja, Selasa (4/8).

[teks timnewsroom/kompas.com | foto lokadata]