IRadio Namu, dapet semangat baru dari Bapak Fadli Zon

183

Mengenal lebih dekat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon dalam acara IRadio Namu, beberapa waktu lalu, ada hal-hal inspiratif yang bisa I-Listeners tiru.

Dalam bincang-bincang santainya dengan Tommy Prabowo, Bapak Fadli Zon menyampaikan bahwa sejak remaja ia sudah menyukai membaca buku, dan pernah mengalami dua kali kecelakaan fatal yang hampir merenggut nyawanya, namun hal itu juga membangkitkan semangat baru baginya.

Ujarnya, “Jadi bagi saya hidup sekarang ini sudah bonus. Ibaratnya dalam lagunya Josh Groban A Breath Away, cuma perbedaan satu tarikan nafas saja. Tapi alhamdulillah saya masih hidup sampai sekarang.”

Melalui kecelakaan kedua yang dipenuhi duka, sehingga menyebabkan Bapanya meninggal, dan hanya Pak Fadli yang selamat. Sejak itu, ia meyakini hidup ini punya misi atau tujuan.

“Waktu kecelakan kedua itu, saya diboncengin motor Bapa saya. Bapa saya meninggal, saya selamat. Jadi saya merasa hidup ini ada misinya, ada tujuannya. Sejak itu saya mem-value waktu,” ungkap Pak Fadli.

Semangat untuk berkaryanya semakin meningkat ketika saat SMA, Pak Fadli terinspirasi dari film Death Poets Society, “Jadi setiap hari harus ada suatu prestasi, rugi rasanya kalau menyiakan satu hari pun di dunia ini tanpa melakukan sesuatu bermakna,” jelasnya.

Lewat semangatnya itulah, Pak Fadli Zon terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi 1 Universitas Indonesia dan Mahasiswa Berprestasi III tingkat Nasional. Juga beberapa beasiswa menuntut ilmu di luar negeri.

Dan kini, ia memiliki tiga perpustakaan umum yang memuat seluruh koleksinya yang mencapai lebih dari 45 ribu buku, beserta koleksi piringan hitamnya, filateli, koin dan uang kertas, dan berbagai jenis barang yang merupakan heritage Indonesia.

Obrolan selengkapnya dengan Bapak Fadli Zon bisa I-Listeners saksikan dalam akun YouTube 896IRadioJakarta, atau bisa langsung Anda klik tautan ini. [teks @bartno | foto dok. IRadio]