Gebyar Hardiknas 2019, Momentum Penguatan Pendidikan dan Pemajuan Budaya

81
0

Surakarta (23/04) Pendidikan lewat prestasi akademis yang baik bukan satu-satunya tujuan. Diperlukan karakter yang baik lewat pemajuan kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Karakter juga penting ditengah tantangan global dan persiapan menghadapi bonus demografi.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Dr. Supriano, M.Ed dalam acara pembukaan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dipusatkan di Pendhapi Gede Balaikota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (23/04).

Tantangan bonus demografi yang begitu besar. Ada 48 juta anak-anak kita ketika 100 tahun Indonesia Merdeka nanti, kalau tidak diberi pendidikan dan pelayanan pendidikan yang baik, tentu ini akan menjadi beban bangsa”, ujar Dirjen GTK.

Ia pun menjelaskan Gebyar Hardiknas 2019 yang mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” bukan tanpa alasan. Menurutnya, prestasi pendidikan lewat pencapaian akademis yang baik bukanlah satu-satunya tujuan. Diperlukan juga karakter kuat yang bersumber dari nilai-nilai luhur budaya lewat karya seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

Kita tidak hanya mengejar hanya akademisnya bagus, tapi karakternya tidak baik. Untuk apa kita begitu banyak mengeluarkan dana tapi hanya menghasilkan satu kekuatan saja di bidang akademis cukup bagus. Tapi, pendidikan karakter moral anak anak itu tidak secara maksimal diperoleh”, ungkapnya

Dirjen GKT Kemendikbud Dr. Supriano, M.Ed kemudian menjelaskan melalui kebudayaan, karakter anak-anak Indonesia dibangun. Ia mencontohkan lewat bermain gamelan, anak-anak yang tampil di Pendhapi Gede Balalikota Solo juga belajar beragam pendidikan karakter penting seperti kesabaran, kerjasama dan ketahanan.

Yang menarik dan penting adalah bagaimana mereka menerapkan pendidikan karakter yang didapat dalam kehidupan. Ini yang penting”, tegas Supriano.

Untuk diketahui, Gebyar Hardiknas 2019 di Jawa tengah berlangsung 22-27 April 2019 di Pendhapi Gede Balaikota Surakarta dimeriahkan berbagai acara Seminar, Workshop dan Sosialisasi. Ada juga Pertunjukan Seni Siswa, Pagelaran Bioskop Keliling dan Bedah Buku. Pada akhir penyelenggaraan akan ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit oleh dua dalang, Ki Purbo Asmoro, S.Kar. dengan lakon “Kresno Gugah” dan dalang Ki Kukuh Indrasmoro, S.Sn dengan lakon “Kresno Duto”.

Peringatan Gebyar Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Tengah juga diikuti oleh dinas-dinas pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah, Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD dan Dikmas) Jawa Tengah, dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS).

(teks&foto/Bun)

LEAVE A REPLY