Ernest Prakasa berbagi cerita tentang proses syuting “Susah Sinyal”

467
0

Bulan Desember nanti, dijadwalkan bahwa film yang disutradarai Ernest Prakasa, Susah Sinyal, siap tayang di bioskop Indonesia. Meski masih dua bulan lagi, namun proses syuting telah rampung, dan sekarang masih dalam proses editing dan persiapan promosi film.

Sang sutradara pun membagikan keseruan momen saat syutingnya melalui Instagram. Mengambil lokasi di Pulau Sumba, ia mengaku memang sudah lama mengincar pulau tersebut sebagai lokasi film tersebut.

Mau lihat keseruan proses syutingnya? Yuk lihat di bawah ini!

Sejak pertama kali @auroraribero menjalani casting di basecamp @susahsinyalmovie, gw & @meiranastasia langsung yakin, we have found our Kiara Madeline Tirtoatmodjo. Kendala terbesar pada saat itu, adalah meyakinkan produser kami untuk mempercayakan peran utama ini kepada seorang debutan. Yup, Aurora belum pernah sama sekali membintangi apa pun, selain satu kali jadi figuran di sebuah web series. Sementara di film ini, dia akan memainkan lebih dari 60 scene, alias mendekati setengah dari keseluruhan cerita. Debutan yang langsung mengambil posisi pemeran utama, sebuah resiko yang sesungguhnya amat menyeramkan. Tapi gw ngeliat dia punya raw talent yang luar biasa, dan dengan arahan tepat, sepertinya akan jadi menarik. Apakah gw bener? You guys can soon find out. ?

A post shared by Ernest Prakasa (@ernestprakasa) on

Shooting @susahsinyalmovie hari terakhir, video bagian kedua. Akhirnya saya mengucapkan: “It’s a wrap!”. Kalimat yang melegakan, tapi lantas diikuti melankolia. Kami sudah bekerja berbulan-bulan dengan sangat intens, berbekal semangat dan totalitas demi mengejar tujuan yang sama. Terimakasih, teman2 kru. Mulai dari pendamping setia saya @adink sebagai Co-Director, @edimichael_dop sebagai penghasil gambar2 yang indah dan menghidupkan cerita, @winduart dan @stellawenang yang tata artistiknya sungguh membuat kami semua terkagum-kagum, @raymondhandaya dan @gracefeliciafernanda yang berjuang ekstra keras di medan yang berat supaya proses produksi lancar, @cindycindz dan @jokoidris yang senantiasa solid di departemen wardrobe dan make-up, @yarriya sang sound recordist yang harus berjibaku melawan gemuruh angin pantai, @riripohan 1st AD yang energinya ga abis2, @arie_kriting Comedy Consultant yang ga pernah surut ide, juga @mettalarasaty @mizamfadilah yang mendampingi saya di departemen directing, hingga @iin.febrian dan tim PU yang selalu memastikan semuanya tidak pernah kekurangan bahan bakar jasmani. It’s been a true honor for me to lead this team of great people. Until we meet again! ? #SusahSinyalMovie #SusahSinyal21Des

A post shared by Ernest Prakasa (@ernestprakasa) on

Meski aktif sebagai sutradara, dirinya mengaku bahwa ia mungkin akan menargetkan memproduksi satu film dalam satu tahun. Dirinya merasa perlu waktu yang relatif lama untuk mempersiapkan satu film. Belum lagi Ernest juga masih aktif sebagai stand up comedian, penulis buku, dll.

Kenapa setahun satu? Karena sebagai penulis dan sutradara, waktunya cuma sanggup itu. Kalau lebih takutnya enggak fokus jadi mendingan setahun 1 tapi maksimal ngerjainnya,” ujar Ernest.

Terpengaruh dengan perannya sebagai stand up comedian, film yang diciptakannya pun masih akan tetap dalam genre komedi. Ernest mengaku ia tetap ingin memproduksi film yang menghibur, meskipun mungkin nantinya akan ditambah bumbu romansa, action, bahkan mungkin horor.

[teks Gabriella Sakareza / sumber berbagai sumber | foto Instagram @ernestprakasa]

Baca juga:
“Benar Nyata”, kolaborasi Nino Kayam dan Nagita Slavina
“One Fine Day”, Cinta segitiga di Barcelona
Belum lama rilis album, Sheryl Sheinafia persiapkan single baru!

LEAVE A REPLY