Ternyata, Sulawesi Selatan memiliki destinasi wisata yang jauh lebih cantik dari Wakatobi. Destinasi tersebut diklaim sebagai kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa.

Ya, tempat wisata yang dimaksud adalah Taka Bonerate. Sebagai taman nasional, tempat ini memiliki 22 ribu hektar gugusan atol yang terdiri atas pulau-pulau karang serta rataan terumbu. Hanya sayangnya, lokasinya yang sangat jauh maka tempat ini belum setenar Wakatobi yang sudah mendunia.

Namun, jika tekad sudah membara, maka perjalanan jauh mencapai Taka Bonerate tidak akan sia-sia. Rasa lelah akan langsung sirna sebab Anda akan disambut dengan pantai berpasir putih bersih dan hamparan laut biru jernih serta spot-spot menakjubkan untuk diving.

Untuk menuju Taka Bonerate, pertama-tama Anda harus menuju Makassar, ibukota Sulawesi Selatan. Dari sana, Anda akan melanjutkan perjalanan menuju Selayar , tepatnya Kota Benteng. Anda bisa memilih jalur udara dengan mencari penerbangan perintiske H. Aeropala, atau menggunakan jalur darat dari Makassar.

Perjalanan menggunakan pesawat akan menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Namun, Anda harus siap merogoh kocek sekitar Rp200 – Rp600 ribu (tergantung maskapai) untuk tiket pesawat. Untuk mengantisipasi kemungkinan penerbangan ditunda atau terlambat, sebaiknya meluangkan satu hari ekstra dalam jadwal sehingga Anda tidak akan panik kalau hal itu terjadi.

Kalau ingin menghemat bujet, maka perjalanan darat yang menghabiskan waktu sekitar 10 jam (termasuk penyeberangn ferry di Tanjung Bira) bisa menjadi pilihan. Tiket bus biasanya adalah Rp100 ribu per orang.

Setelah tiba di Benteng, Anda pun memiliki dua opsi rute menuju Taman Nasional Taka Bonerate. Pertama bisa melalui Pulau Tinabo dengan perjalanan darat dan laut yang membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Tapi, karena Pulau Tinabo juga memiliki panorama mempesona, tentunya perjalanan akan jauh lebih menyenangkan.

Selain melewati Pulau Tinabo, Anda juga bisa melalui jalur lain yaitu Pulau Jinato. Rute ini membutuhkan waktu sedikit lebih lama sekitar 5 jam. Namun, pemandangannya pun tidak kalah menakjubkan.

Taka Bonerate memiliki sekitar 20 tempat diving yang menakjubkan. Bukan hanya diving,  Anda juga bisa snorkeling, memancing, ski air atau sekadar berenang di tepi pantai.

Setelah melakukan berbagai aktivitas air, luangkan waktu sejenak untuk berbaring santai sambil menikmati pemandangan matahari terbenam yang luar biasa indah. Selain aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan pantai, traveler juga bisa melakukan wisata budaya dengan melihat kehidupan suku Bugis dan Bajoe dari dekat.

Selepas lelah beraktivitas saatnya untuk menginap. Satu-satunya penginapan di sana adalah Tinabo Island Resort, dengan tarif kamar sekitar Rp200 ribu per malam. Selamat melancong!

ALI IMRON H

Source: Mahligai Indonesia

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini.

Baca juga:
Tips jadikan kebiasaan menabung lebih mudah
The Halal Guys menyapa Jakarta
Sisi lain Bali di Desa Pemuteran yang tenang

SHARE