Sukmawati Sebut Puisinya Hasil Pengamatan di Dunia Fashion

1765

Jakarta (03/04) Puisi ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri menuai protes karena dianggap menyudutkan Islam. Sukmawati mengatakan puisinya itu adalah hasil pengamatan di dunia fashion.

Saya ini kan budayawati. Jadi dalam pengamatan saya di dunia fashion, cadar itu bukan dari Indonesia. Itu adalah budaya Timur Tengah,” ujar Sukmawati seperti dikutip detik.com, Senin (2/4).

Sukmawati membacakan puisi karyanya itu dalam gelaran Indonesia Fashion Week pada pekan lalu. Menurut Sukmawati, puisinya itu sesuai dengan tema acara.

Sedangkan topik dari Indonesia Fashion Week itu adalah cultural identity. Jadi identitas kebudayaan itu kan jelas, di puisi saya seirama. Bahwa ada identitas yang saya kisahkan dalam kata-kata berpuisi itu,” ujar Sukmawati.

Karena puisinya itu, Sukmawati akan diancam dilaporkan ke polisi, apabila dia tidak meminta maaf. Sukmawati tak mempermasalahkan pelaporan itu.

Ya nggak apa-apa. Kalau saya sih jujur-jujur saja. Ibu Indonesia. Saya memang warga negara Indonesia. Saya sangat bangga dengan ke-Indonesiaan saya. Saya sangat Bhineka Tunggal Ika,” ujar Sukmawati.

Untuk diketahui, Isi puisi Sukmawati ini menuai protes keras terutama di bagian yang menyinggung mengenai cadar, azan karena dianggap menghina Islam. Bahkan pada Selasa (3/4) hari ini, dia sudah dipolisikan oleh dua pihak yang berbeda.

[teks timnewsroom/detik.com | foto terakota]