Sepanjang tahun 2016, smoothies bowl merupakan makanan yang cukup populer, dan menjadi tren untuk yang suka berkuliner.

Apabila smoothies biasanya dikonsumsi hanya untuk minuman, kali ini smoothies disajikan dalam mangkuk dan berisi smoothies buah kental dengan paduan beberapa potong buah segar, kacang-kacangan serta biji-bijian.

Namun, apakah makanan ini dapat dibilang sebagai menu makanan sehat? Berikut pendapat dari salah satu pakar gizi Indonesia!

Ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan sajian ini dikatakan lengkap karena dalam proses pembuatannya terdapat protein yang bisa didapatkan dari susu, kacang-kacangan ataupun biji-bijian.

Sedangkan lemak baiknya juga didapatkan dari biji-bijian dan alpukat serta seratnya juga terpenuhi karena dicampur dengan buah-buahan.

Jika dibandingkan dengan makanan lengkap, porsi smoothies ini juga memiliki kalori yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan smoothies hanya mengandung karbohidrat yang berasal dari buah bukan pati (seperti jagung dan nasi).

Smoothies ini dapat menguntungkan untuk orang-orang yang memiliki berat badan berlebih dan juga baik untuk orang yang jarang konsumsi sayur dan buah,” jelas Rita.

Namun bagi Anda yang sudah memiliki berat badan rendah, jangan mengkonsumsi smoothies bowl sebagai makanan pengganti. Sebaiknya dikonsumsi sebagai makanan pelengkap saja.

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di siniteks Gabriella Sakareza / sumber detik.com | foto cleaneatingmags.com]

Baca juga:
Joey Alexander kembali masuk nominasi Grammy Awards 2017
Video terpopuler 2016 karya Indonesia di YouTube
Pemaksimalan manfaat trotoar di Jakarta

SHARE