Sean Gelael Tes Bersama Tim F1 Toro Rosso

29

Pembalap Indonesia Sean Gelael menjajal sirkuit Hungaroring, Hungaria, dalam rangka tes Pirelli bersama tim F1 Torro Rosso.

Tes yang sama sudah dilakukan pembalap F1 terkenal, Sebastian Vettel dan Nicholas Latifi, pada tes awal musim F1 di Barcelona, April kemarin.

Tes Pirelli sendiri diadakan untuk mengetes ban. Tidak menghitung waktu, Pirelli hanya ingin menguji beberapa compound atau bahan komposisi yang cocok untuk pembuatan ban F1 musim 2019. Karena itu, Sean tak diberi tahu jenis ban yang dipakai.

Ini bukan pengalaman pertama untuk Sean melakukan tes Pirelli bersama tim yang dimiliki Red Bull ini. Tapi pengalaman kali ini lebih dikenang Sean karena ia berkesempatan merasakan pendapatnya didengarkan dan diaplikasikan oleh tim pada ban baru yang digunakan pada musim 2019.

Sean menuntaskan program tes yang dilakukan sepanjang dua hari. Pada hari pertama, Sean diharuskan merasakan banyak set ban tanpa mengetahui bahan yang digunakan. Sean harus mengandalkan feeling-nya untuk mengenali karakter ban Pirelli yang sedang ia gunakan. Sedangkan hari kedua, Sean mencoba dua jenis ban yang paling lunak, yaitu ultrasoft dan hypersoft.

“Secara umum, saya bisa memenuhi harapan tim meskipun masih ada celah untuk bisa lebih baik lagi,” ujar Sean dilansir dari BolaSport.com.

Pembalap berusia 21 tahun itu menempuh 143 lap atau kurang lebih 600 kilometer dengan 15 set ban. Dengan menggunakan mobil Brandon Hartley, rangkaian tes pertama tersebut memakan waktu sekitar 7 jam.

Pada tes kedua, Sean diberi kesempatan menjalani tes kualifikasi. Dengan ban medium, Sean membuat catatan waktu satu menit, 21, 215 detik. Dia bisa mengubah catatan waktunya menjadi satu menit 19,973 detik saat menggunakan ban warna ungu, ultrasoft.

Terakhir Sean menggunakan ban hypersoft. Catatan waktunya justru membaik, satu menit 19,046 detik. Rekor Sean tersebut menjadi yang tercepat ke-4 setelah pembalap kawakan lainnya seperti Kimi Raikkonen, Robert Kubica, dan Lando Norris.

Catatan waktu cemerlang ini berkat perkembangan Sean dari tahun lalu, kata bos Toro Rosso, Franz Tost. “Kali ini Sean menunjukkan perkembangan yang pesat dibandingkan tahun lalu. Dari segi teknis, ia tak banyak melakukan kesalahan. Racing line-nya lebih rapi dan mencatat waktu yang cukup kompetitif.”

Instruktur Toro Rosso, Peter Belman, berharap tes Pirelli kali ini dijadikan ajang belajar oleh Sean untuk memahami racing line sehingga meningkatkan kepercayaan dirinya saat kualifikasi, yang selama ini dinilai belum maksimal.

[teks Muthia Sekar | sumber dan foto KompasBola