Sandiaga : 2019, DKI Jakarta Terapkan ERP

6

Jakarta (08/02) Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan bahwa Swedia dan Austria akan melakukan investasi di Jakarta dalam bidang transportasi yaitu electronic road pricing atau ERP atau Jalan berbayar elektronik.

Hari kamis ini (08/02) Sandi pun bertemu dengan duta besar masing-masing negara untuk membahas investasi tersebut.

Menurutnya, sekarang tahap proyek ERP tersebut sudah masuk dalam tahap Lelang.

Kita hari ini bergembira kehadiran yang mulia duta besar Austria dan yang mulia duta besar Swedia. Hari ini ibu Johanna dan ibu Helene membawa inovasi investasi yang sedang kami kembangkan di sini yang berkaitan dengan ERP. Electronic Road Pricing yang sekarang masuk ke tahapan lelang,“ungkapnya di Balaikota DKI, Kamis, (8/2).

Sandi pun berharap bahwa ERP tersebut akan bisa ditetapkan di Jakarta tahun depan, dan dia juga berharap dengan adanya ERP pengaturan lalu lintas di Ibukota bisa lebih  baik.

Dan rencananya di 2019 akan diterapkan di DKI Jakarta, berkaitan dengan bagaimana kita mendapatkan pengelolaan lalu lintas lebih baik. Itu yang insya Allah akan dihadirkan dengan kolaborasi dari Swedia dan Austria, “paparnya.

Sementara itu, Duta Besar Austria untuk Indonesia, Helene Steinhaeusl mengatakan pihaknya baru pertama kali melakukan presentasi kepada Pemprov DKI Jakarta tentang proyek ERP tersebut.

Pihaknya yakin, bisa memberikan solusi terbaik untuk bisa membantu menekan angka kemacetan di Ibukota dan pihaknya tidak sabar untuk segera maju ke tahap tender.

Kami di sini untuk menghadirkan solusi untuk transportasi yang berkelanjutan, khususnya masalah kemacetan. Kami berpikir bahwa kami mempunyai kerja sama perusahaan antara Swedia dan Austria yang bisa membantu masalah kemacetan di Jakarta.,“jelasnya.

Jadi, Ini pertama kalinya kami melakukan kontak, mengajukan proposal di sini sekaligus presentasi dari solusi yang bisa kami berikan, “pungkasnya

[teks timnewsroom | foto wikimedia]