Rahasia Menjadi Putri dari Seorang Ariska Putri Pertiwi

19

Menjadi yang pertama dari Indonesia meraih mahkota kontes kecantikan di tingkat internasional membuat nama Ariska Putri Pertiwi mencetak sejarah sendiri.

Runner Up III Puteri Indonesia 2016 dari Sumatera Utara itu berhasil mengharumkan nama Indonesia saat terpilih menjadi Miss Grand International 2016 dengan dukungan dari Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia.

Dalam kesempatan khusus, di Jakarta, pada Rabu (18/7), Ariska berbagi cerita dengan HerWorld Indonesia:

HW Indonesia: Sebentar lagi pemilihan Miss Grand Indonesia akan digelar. Dia akan menjadi wakil Indonesia untuk melaju ke tingkat International berikutnya. Boleh cerita sedikit tentang kiprah kamu ketika terpilih menjadi Miss Grand International 2016?

Ariska: Sewaktu ikut kontes MGI dua tahun lalu, saya adalah wakil dari Indonesia, yang juga berasal dari pemilihan Puteri Indonesia. (Mulai dari 2018, wakil Indonesia untuk MGI dipilih melalui kontes Miss Grand Indonesia).

Menurut saya, dalam mengikuti kontes kecantikan, seseorang harus menyiapkan diri dan mental yang lebih matang. Persiapan mental adalah hal yang terpenting, karena menjadi Puteri Indonesia berarti menjadi public figure yang dijadikan contoh bagi seluruh wanita Indonesia.

Kemudian yang perlu dipersiapkan selanjutnya yaitu public speaking, catwalk, bisa make up dan hair do sendiri.

View this post on Instagram

#ThrowbackPuteriIndonesiaSumut2015 Goodnight 🌙

A post shared by Ariska Putri Pertiwi (@ariskaputripertiwii) on

HWI: Apa saja aktivitas yang dilakukan saat menjabat sebagai Miss Grand International 2016?

Ariska: Saya menjalani masa bakti tugas selama satu tahun di Bangkok, Thailand, dan aktif menyuarakan misi perdamaian ke seluruh penjuru dunia.

Selain Indonesia, saya juga mengunjungi beberapa negara lain saat menjabat sebagai Miss Grand International 2016, seperti Belanda, Vietnam, Amerika Serikat, Laos, Tanzania dan juga mengunjungi negara konflik yaitu Palestina.

HWI: Setelah melepas mahkota Miss Grand International ini, apa rencana ke depan?

Ariska: Tentunya yang pertama adalah melanjutkan studi dahulu sebagai dokter spesialis bedah plastik atau seputar kecantikan.

Kemudian saya mau melanjutkan yayasan sekolah milik keluarga saya di Riau. Yayasan sekolah ini mulai dari TK hingga SMK yang diperuntukkan orang-orang yang tidak mampu.

Saya memiliki visi untuk dapat mensosialisasikan betapa pentingnya pendidikan bagi anak-anak sebelum mereka terjun ke dunia kerja, karena banyak sekali orang tua yang beranggapan bahwa langsung bekerja lebih penting daripada harus belajar terlebih dahulu.

HWI: Bagaimana menyiasati wajah tetap segar sepanjang hari?

Ariska: Memakai produk rias wajah yang tak hanya mempercantik tapi juga merawat kulit. Terutama, saat menjalani masa karantina yang tak henti selama dua minggu, misalnya. Itu masa make up selalu on, dan ditambah tekanan yang dihadapi membuat rentan akan jerawat. Makanya perlu disiasati, supaya tidak hanya cantik tapi juga terawat. Apalagi jika kulitnya sensitif.

(Teks: Elizabeth Michelle)

Sumber Her World Indonesia