Pollycarpus dan Muchdi PR Gabung Partai Berkarya

34

Jakarta (07/03) Lama tak terdengar, Pollycarpus Budihari Priyanto ternyata menjadi anggota Partai Berkarya bentukan Tommy Soeharto. Pollycarpus mendekam di penjara selama 8 tahun 11 bulan sampai bebas pada 2014 karena terbukti membunuh aktivis hak asasi manusia, Munir Said Thalib.

Munir wafat di atas pesawat Garuda dalam penerbangan ke Belanda pada 7 September 2004. Polly merupakan salah satu pilot di maskapai itu.

Partai Berkarya juga menampung Muchdi Purwoprandjono sebagai ketua dewan kehormatan partai. Mantan Deputi V/Penggalangan Badan Intelijen Negara itu sempat menjadi tersangka dalam perkara yang sama dengan Pollycarpus. Tuduhannya adalah memerintahkan Polly dalam pembunuhan itu.

Hakim membebaskannya pada 2008 karena percaya terhadap pernyataan Muchdi, yang menyangkal bercakap dengan Polly pada sekitar waktu pembunuhan melalui telepon. Muchdi beralibi telepon selulernya itu tak selalu dia pegang. Dalam sidang pada Desember 2008, hakim menyatakan Muchdi tak terlibat pembunuhan Munir.

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang membenarkan kabar bahwa Muchdi dan Polly menjadi pengurus partai.

Tugasnya memenangkan partai di Maluku dan sekitarnya,” katanya tentang tugas Polly.

[teks timnewsroo/tempo | foto jawapos]