Sangat disayangkan I-Listeners, banyak lokasi di DKI Jakarta yang dijadikan tempat tawuran warga. Seperti Manggarai dan Tanjung Priok yang menjadi “menakutkan” dan rawan untuk warga Jakarta karena terkenal dengan wilayah tawuran.

Sebenarnya, apa penyebab tawuran-tawuran tersebut? Kali ini di Jakarta Menjawab bersama Kamal Rasyid dan Ian Saybani sudah ada Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat Polres Jakarta Timur, AKBP Agustin.

Q: Untuk di Jakarta Timur sendiri, apakah sering terjadi tawuran antar warga atau sekolah?
A: Ya. Belum lama ini ada tawuran yang terjadi di Flyover Pasar Rebo.

Q: Apa sebenarnya faktor penyebab tawuran itu sendiri di Jakarta?
A: Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tawuran. Di antaranya faktor ekonomi sangat memengaruhi, kemudian pendidikan, sosial, dan tidak adanya kegiatan-kegiatan di sekolah yang mungkin bisa memicu ketidakmunculan kreativitas anak di sekolah, dan memicu untuk ikut tawuran.

Q: Di beberapa tempat di Jakarta, salah satu yang menjadi pemicu tawuran adalah rebutan lahan parkir. Dari temuan Anda kemarin, apa yang memicu terjadinya tawuran tersebut?
A: Ya, ini berarti faktor ekonomi itu ya pemicunya. Kalau dari temuan saya kemarin, itu adalah anak-anak sekolah yang membuat tawuran antar pelajar. Mungkin anak-anak tersebut kurang nyaman ketika ia harus di rumah.

Termasuk juga faktor keluarga. Sebab, rumah harus memiliki suasana nyaman bagi anak-anak agar tidak mengenal hal negatif di luar. Dan juga faktor lingkungan, seperti teman yang membawa dampak buruk.

Q: Berkaitan dengan posisi Anda sebagai Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat, apa saja yang akhirnya disampaikan oleh tim yang berwenang pada masyarakat setempat untuk mencegah hal tersebut?
A: Upaya-upaya yang kita lakukan untuk saat ini. akan mengajak para masyarakat membantu pihak kepolisian agar membentuk komunitas untuk pencegahan tawuran. Karena pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan dan dukungan dari masyarakat.

Q: Apa benar di tanggal 18 nanti akan ada pembentukan forum komunitas pencegah tawuran?
A: Betul sekali. Jadi rencananya, terkait kejadian tawuran yang berlangsung di flyover Pasar Rebo, kita akan membentuk komunitas pencegahan tawuran. Itu terdiri dari masyarakat sekitar seperti pedagang, supir ojeg, rt/rw, dan warga yang kita ajak untuk berperan dalam rangka mencegah tawuran.

Mari kita cegah tawuran demi Jakarta yang damai, I-Listeners!

IListeners mau ikutan kuis TTS berhadiah mobil? Buruan daftar dan download formulirnya DI SINI!

[teks: Rivat Adi Mulya | foto: okezone.com]

Baca juga:
7 Cara menggemukkan badan
Nikmatnya teh berbagai rasa di Lewis & Caroll Tea
Single terbaru Dipha Barus, “All Good”