Pemprov DKI Lepas Saham Perusahaan Bir

12

Jakarta (17/05) Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan sikap Pemprov DKI Jakarta yang melepas kepemilikan saham Anker Bir, yaitu PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) karena kepemilikan saham tersebut memberikan deviden atau keuntungan yang cukup besar bagi Pemprov.

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun mengaku sudah berusaha menghubungi Prasetio guna menjelaskan soal penjualan saham tersebut. Namun Sandi mengaku, Pras selalu tidak bisa di hubungi.

Jadi saya sudah dua hari sudah tiga hari ke Paripurna mencari Pak Pras karena Yang lain sudah saya beritahu secara lisan Saya sudah berbicara dengan Bu Yuke dari PDIP Saya ingin bicara sama Pak Pras tapi pak Pas belum ada pas di telponin nggak masuk-masuk,”ungkap Sandi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (17/05).

Menurut Sandi, keuntungan kepemilikan Pemprov di Saham perusahaan alkohol tersebut tidak terlalu besar. Dan keuntungan besar yang harus dicapai diperlukan waktu berpulu-puluh tahun. Sedangkan disisi lain, Pemprov juga punya target pembangunan yang harus dipenuhi dalam kurun waktu 5 tahun.

Saya ingin Jelaskan bahwa deviden yang di terima terakhir sekitar 38 miliar sedangkan nilai yang saya bidik dengan tim diatas 1 triliun. Perlu waktu sekitar 50 tahun untuk kita mencapai angka 1 triliun yang time value of moneynya karena ini kan tiap tahun kalau dihitung di depan 10 15 20 tahun kedepan itu panjang sedangkan ini kan ada time value of money sedangkan sekarang kita bisa gunakan dana tersebut buat begitu banyak  pembangunan yang busa dirasakan masyarakat langsung,”jelasnya.

Selain itu, Sandi juga ingin bahwa pihaknya ingin memberikan deviden yang halal yang dapat berguna bagi warga Jakarta.

[teks timnewsroom | foto jawapos]