Dalam Jakarta Menjawab, Kamal Rasyid dan Feli Sumayku mendapatkan pertanyaan mengenai pendaftaran vaksin rubela bersama dr Widyastuti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Q : Saya punya anak usia 4 tahun, kemarin sudah melakukan vaksin wajib yang ada 9 macam itu. Jika anak saya mau ikut vaksin rubela, bagaimana pendaftarannya? Dan apakah ada biayanya?

A : Vaksin rubela memang akan diberikan secara rutin untuk anak-anak Indonesia. Pemerintah telah memutuskan akan mengadakan vaksinasi campak dan rubela secara massal di seluruh Pulau Jawa.

Rubela sendiri kurang lebih sama dengan campak. Di Indonesia lebih dikenal dengan campak Jerman. Tanda-tandanya suhu badan anak akan naik, dan juga muka anak menjadi merah, bukan bercak-bercak lagi. Tapi, bisa juga menyerang ibu yang sedang hamil. Anak di dalam kandungan dapat menderita sindrom rubela. Yang nantinya, ketika lahir akan ada gangguan pada mata, pendengaran, dsb.

Pada bulan Agustus besok, campak masal ini akan dimulai di Pulau Jawa. Dimana vaksin ini menyasar pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun. Meskipun anak sudah melakukan vaksinasi, mereka harus ikut untuk divaksin kembali. Jadi tidak memandang status imunisasi anak tersebut.

Alurnya, bagi anak yang berusia 7 – 15 tahun, akan diadakan vaksin di sekolah-sekolah pada bulan Agustus. Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan sudah bekerja sama untuk melakukan vaksin ini.

Sedangkan, untuk anak yang usianya di bawah 7 tahun akan diadakan pada bulan September. Bagi anak di bawah 7 tahun, dapat melakukan vaksin di rumah sakit yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.

Seperti rumah sakit pemerintahan, juga ada beberapa rumah sakit swasta yang mau untuk membantu mengadakan vaksin rubela ini. Vaksin ini tidak dipungut biaya. Begitu pula jika melakukannya di rumah sakit swasta, biaya vaksinnya gratis. Tetapi mungkin akan ada biaya medis sesuai dengan aturan main rumah sakit itu sendiri.

Nah, seperti itu alurnya, I-Listeners! Jadi, dari pihak Dinas Kesehatan akan “jemput bola” bagi anak yang berusia 7-15 tahun dengan cara ke sekolah-sekolah. Bagi I-Listeners yang usia anaknya masih di bawah 7 tahun, bisa langsung datang ke rumah sakit ataupun puskesmas terdekat ya!

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini.

[teks Adhi Satria | foto bangka.tribunnews.com]

Baca juga:
Senangnya Sheryl Sheinafia bertemu sang idola, John Mayer!
Nikmati Butterbeer ala Harry Potter di 5 tempat ini!
Indische Party rilis video musik lagu “Ingin Dekatmu”