Wahai Kau Tuan

    443

    Widi Mulia – Wahai Kau Tuan

    asmara membara
    debar deru di dada
    semenjak berjumpa
    hanya kau segalanya

    wahai kau tuan
    kau widuri permata di dalam jiwa hooo

    denganmu bahagia
    waktu berlalu cepat dan tak ku rasa
    indahnya bercinta, serasa di nirwana

    anganku bersama (bersama)
    selalu dan selamanya (selamanya) hoo ooo
    nikmati alunan ombak kehidupan

    engkaulah pencuri (pencuri, pencuri)
    harta jiwa di hati (di hatiku)
    takkan ku sesali (sesali, sesali)
    diriku kau miliki hoo ooo

    wahai kau tuan
    kau widuri permata di dasar hati hooo

    denganmu bahagia
    waktu berlalu cepat dan tak ku rasa
    indahnya bercinta, serasa di nirwana

    anganku bersama (bersama)
    selalu dan selamanya (selamanya) hoo ooo
    nikmati alunan ombak kehidupan

    kau beriku cinta, bagus tutur kata
    kau hangatkan sukma

    (denganmu bahagia) denganmu
    (waktu berlalu cepat dan tak ku rasa) tak ku rasa

    denganmu bahagia, waktu berlalu cepat dan tak ku rasa
    indahnya bercinta, serasa di mahligai nirwana
    anganku bersama, selalu dan selamanya huuu
    nikmati alunan ombak kehidupan, ombak kehidupan