Di IRadio Keliling pada 6/1 bersama Feli Sumayku dan Kamal Rasyid, kita kedatangan sesesorang yang akan membawa kita untuk merasakan pengalaman traveling ke salah satu tempat indah di Indonesia. Dia adalah Desy Arifin.

Desy akan menceritakan pengalamannya ketika mendaki salah satu gunung di Indonesia yaitu Gunung Sumbing di Wonosobo, Jawa Tengah.

Ada 3 track untuk mendaki gunung ini. Ada yang sulit, cukup sulit, dan yang biasa saja. Tingkat kesulitan ini diukur sesuai dengan jalur yang nantinya akan dilalui menuju ke puncak gunung, dari terjalnya, licinnya, dll.

Menurut Desy, yang menjadi ketertarikan dan spesial dari Gunung Sumbing adalah track yang menantang, dan jarang orang mau ke sana. Orang yang sudah mendaki Gunung Sumbing juga tidak semua ingin kembali mendaki gunung itu. Tetapi, upaya yang kita keluarkan untuk mendaki Gunung Sumbing akan terbayar semua ketika kita mencapai puncak.

Untuk dapat mengawali perjalanan menuju Gunung Sumbing, pertama menaiki bis dari Kampung Rambutan ke Terminal Wonosobo. Karena pada waktu itu long weekend, maka Desi menempuh selama 13 jam, biasanya hanya 8 jam. Untuk harga bis Rp.80.000,00.

Lalu lanjut menggunakan angkot ke arah basecamp. Agar lebih murah, ketika kita sampai terminal kita cari pendaki lain yang ingin mendaki Gunung Wonosobo agar dapat men-charter satu angkot sehingga lebih murah.

Perjalanan yang ditempuh ke basecamp Gunung Wonosobo mencapai 45 menit. Lalu kita melapor ke penjaga di sana, dan kita siap untuk mendaki.

Di perjalanan, ada beberapa pos yang bisa kita datangi untuk beristirahat. Pada waktu itu, Desy beristirahat di pos 2. Perjalanan dari basecamp ke pos 1 bisa mencapai 2 jam.

Akan tetapi, kita juga bisa menggunakan ojek dengan harga Rp. 25.000,00 dengan menggunakan motor motorcross karena jalanan berbatu-batu. Dari pos 1 ke pos 2 memakan waktu 1 jam dengan berjalan kaki, dan tidak ada ojek.

Kita bisa melihat beberapa puncak gunung di Jawa Tengah. Semua upaya kita akan terbayar ketika melihat pemandangan di atas awan di Gunung Wonosobo.

Untuk melihat bagaimana perjalanan Desy dan pemandangan-pemandangan di Gunung Wonosobo, bisa follow twitternya di @DesyArifin dan Instagram @desyarifin.

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini. [teks Andre Fransisco | foto yukpiknik.com]

Baca juga:
“Filosofi Kopi: Ben & Jody” akan tayang pada Juli 2017
Once bersiap merilis album baru
Oon sakit, Project Pop membuat lagu “Cepat Sembuh”