Jakarta (11/01) Pengacara Setya Novanto disebut KPK telah melakukan pemesanan 1 lantai RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto kecelakaan. Namun rupanya yang berhasil didapatkan hanya 3 kamar inap VIP.

Sebelum kecelakaan tersebut kami mendapat informasi ada pemesanan atau rencana booking kamar sampai dengan satu lantai untuk VIP. Meskipun tidak semuanya bisa didapatkan, ada 3 (kamar) yang didapatkan pada akhirnya,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/1), seperti dikutip dari detik.com.

Pemesanan kamar disebut Febri dilakukan oleh pengacara Novanto saat itu, Fredrich Yunadi. KPK pun telah memiliki bukti yang cukup atas dugaannya itu.

Sudah ada koordinasi sebelumnya. Diduga FY (Fredrich Yunadi) sudah datang ke rumah sakit untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan kami sudah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup bahwa ada dugaan kerja sama untuk menghalang-halangi penyidikan perkara,” ujar Febri.

Sebelumnya, Fredrich Yunadi sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan merintangi penyidikan atau obstruction of justice. Selain Fredrich, dr Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memanipulasi data kesehatan Novanto, untuk menghingari panggilan KPK .

[teks timnewsroom/detik.com | foto idntimes]

SHARE