Jakarta (04/12) Kasus Difteri yang mulai mewabah di beberapa wilayah di Indonesia terus ditangani oleh Pemerintah. Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek mengatakan bahwa kasus difteri sedang ditangani.

kalau difteri sudah kami atasi ya, tentunya dengan P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit),” ujar Menkes Nila saat ditemui diacara pertemuan nasional Upaya Percepatan Eliminasi Tb di Jakarta Pusat, Senin (4/12),

Menurut Menkes, wabah ini dipicu karena tidak menyeluruhnya program imunisasi. Capaian yang tidak sampai 95 persen memudahkan wabah difteri ini meningkat.

Ini saya titip betul ya. Satu bukti ini memang betul kalau kita tidak mencapai yang disebut 95 persen. Itu kita bisa terkena, satu saja yang kena, itu bisa kena semua,”  tegas Menkes.

Menkes menilai, imunisasi tersebut adalah suatu pencegahan terhadap penyakit-penyakit menular, salah satunya difteri. Seharusnya semua masyarakat ikut serta dalam aksi pencegahan ini sehingga tidak muncul wabah penyakit.

Saya kira imunisasi ini pencegahan. Dan ini tentu kita harus mengetahui bahwa ini harus kita lakukan untuk menolong yang lain juga dan jangan mengganggu yang lain,” tambahnya.

Sebelumnya, data dari Kemenkes RI menyebut pada kurun Oktober-November 2017 ada 11 provinsi yang melaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri.

[teks tim newsroom | foto setkab]

Baca juga:
Maharasyi Hansa, penyanyi Indonesia dalam ajang “The Voice”
Jackie Chan kembali beraksi lewat film “The Foreigner”
Isyana Sarasvati merilis album ‘Paradox’

SHARE