Dalam IRadio Keliling bersama Ayumi Astriani dan Sandy Andarusman membahas tentang keindahan Lombok bersama seorang travel blogger yaitu Vira.

I-Listeners pasti sudah banyak tahu tentang keindahan kota Lombok, yang sangat terkenal dengan keindahan pantainya. Di sana terdapat satu pantai indah, yaitu Pantai Sekotong.

Pantai Sekotong berada di Lombok Barat. Jalan menuju Pantai Sekotong tidak rumit. Di sana, I-Listeners dapat melakukan island hopping ke beberapa Gili seperti Gili Nanggu, Gili Sudak, dan Gili Kedis.

Selain terkenal dengan keindahan pantainya, Lombok juga memiliki keindahan lain yang tak kalah menarik yang wajib kalian kunjungi. Ada satu desa yang hanya boleh ditempati 7 rumah. Desa itu dinamakan Desa Beleq.

Desa Beleq ini berada di bawah Bukit Selong, dekat dengan Gunung Rinjani yang sudah sangat terkenal di Lombok.

Lombok juga memiliki bukit yang indah, yaitu Bukit Merese. Bukit Merese ini merupakan bukit yang berada di pinggir pantai. Bentuk konturnya seperti bukit Teletubbies yang sangat menarik untuk kalian yang suka dengan foto.

Lalu ada banyak air terjun yang salah satunya bernama Benang Kelambu. Keindahan air terjun Benang Kelambu masih sangat alami, namun sudah ada beberapa yang mengalami perbaikan.

Kota Tua Ampenan menjadi salah satu destinasi yang bisa kalian kunjungi buat yang masih ingin menikmati keindahan kota. Kota Tua Ampenan dulunya merupakan kota pelabuhan.

Tetapi saat ini perkembangannya sudah banyak terdapat di kota Mataram. Bangunan Kota Tua Ampenan ini masih merupakan bangunan ruko tua yang sampai saat ini masih terrawat, dan ada satu bangunan yang warna warni.

Meskipun Lombok terkenal dengan pantainya, ternyata masih banyak destinasi menarik yang harus kalian kunjungi ya, I-Listeners!

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus streaming di sini atau download di iOS dan Google Play Store!

[teks Miranti | foto lihat.co.id]

Baca juga:
Cerita ‘Sempurnalah Hidupku’ bersama Winda Viska
Bincang-bincang dengan para pemain film “Kartini”
Wisata kuliner ala Jepang di Jakarta