Kapurung Jadi Primadona Baru

252
0
i-Radio MakanDiManaMKS Kapurung

Cobalah semangkuk kapurung di Rumah Makan Kapurung Kasuari di Jalan Kasuari, Makassar. Aroma guring Kapurung yang nikmat akan membuat I-Listener ingin cepat menyeruputnya. Rasa asam patikala di dalamnya terasa menggetarkan lidah. Rasa gurih, pedas, dan asin pun muncul bersama aroma kecombrang dan kunyit yang eksotik.Campuran daging ayam dan bola-bola sagunya membawa kesan berbeda dan unik pada sajian ini.  

Sang pemilik, Yuli, mengungkapkan, Kapurung hanya enak jika I-Listener menikmatinya selagi panas. Jika masakan itu dingin, rasanya akan berubah. Kuahnya menjadi lebih kental karena bola-bola sagunya pelan-pelan mengeras. Maka ia selalu memasak setelah makanan dipesan agar para pelanggan yang datang bisa menikmati kapurung selagi nikmat. Kapurung telah menjadi primadona di rumah makan ini sejak hampir 11 tahun lalu. Dalam sehari, Yuli bisa menjual 50-75 porsi kapurung di hari kerja dan 100 porsi di hari libur. Harga satu porsi kapurung cukup murah, yaitu Rp20-25.000 per porsi.

Selain kapurung, rumah makan milik Yuli itu juga menyajikan aneka makanan lain, seperti rempeyek ikan mairo, parede (ikan masak kuah asam), barobbo (bubur nasi bercampur jagung dan sayuran), dan aneka kue berbahan sagu, dan lawa yang merupakan campuran daging ikan mairo mentah, kelapa sangrai, cabai, dan perasan jeruk nipis. Rasanya pedas, gurih, asam, dan nikmat jika I-Listener menyantapnya dengan dange atau lempengan sagu yang dibakar. 

Sumber: Kompas

LEAVE A REPLY