Ingin berlibur ke luar negeri? Sudah menukar uang rupiah Anda? Jika belum, baca dan ikuti tips berikut.

Perhatikan Tempat Penukarannya

Tukarkan uang Anda di money changer, karena nilai tukarnya paling tinggi dibandingkan di bank atau di bandara. Money changer seperti ini biasa tersebar di berbagai pusat perbelanjaan dan pusat bisnis.

Usahakan untuk tidak menukarnya di bank maupun di bandara, karena menukar uang Rupiah dengan mata uang asing di bank biasanya nilai tukarnya justru lebih rendah.

Penukaran uang di bandara bahkan harus menjadi opsi terakhir Anda karena nilai tukarnya paling rendah dibandingkan dengan tempat penukaran uang lainnya. Jangan kaget jika Anda akan kehilangan hingga 20% nilai uang ketika melakukan penukaran uang di bandara.

Waktu Penukaran yang Tepat

Tukarkan uang Anda maksimal seminggu sebelum keberangkatan agar Anda bisa dengan leluasa mencari tempat yang tepat dengan nilai tukar yang paling menguntungkan. Jika Anda berencana untuk bepergian saat musim liburan, tukarkan uang Anda beberapa hari sebelumnya, karena biasanya kursnya akan naik ketika masuk musim liburan.

Menukar uang di hari Senin ataupun Selasa juga lebih direkomendasikan, karena pada awal minggu pasar uang baru saja dibuka sehingga kursnya lebih stabil. Usahakan juga untuk menukar uang di pagi hari ketika nilai kursnya masih baik.

Tukarkan Menjadi Dolar

Jika Anda berencana untuk bepergian mengelilingi Indo-China, ada baiknya Anda menukar uang menjadi dolar. Masalahnya, tidak semua jenis mata uang negara tersedia di money changer. Mata uang beberapa negara ASEAN seperti Kamboja, Laos dan Myanmar masih sulit ditemukan di beberapa money changer di Indonesia.

Tukar dolar Anda dengan mata uang negara tujuan ketika sudah sampai di sana. Selain itu, dolar juga memiliki manfaat lain. Dolar merupakan salah satu mata uang yang nilai tukarnya stabil meski Anda berada di luar negeri, sehingga ada baiknya Anda membawa uang dolar untuk berjaga-jaga jika suatu waktu Anda membutuhkan uang tunai lebih untuk ditukar di sana.

Hal ini akan jauh lebih baik dibanding Anda langsung menukar rupiah menjadi mata uang negara tujuan.

Jumlah Uang yang Harus Dibawa

Jumlahnya jelas berbeda-beda, tergantung dengan negara tujuan. Namun normalnya, jika ingin bepergian ke negara ASEAN, Anda akan membutuhkan sekitar US$40 hingga US$50 dalam satu hari untuk kebutuhan seperti makan, transportasi dan berbelanja.

Selain itu, perhatikan juga negara tujuan Anda, beberapa negara tidak memperbolehkan Anda untuk membawa uang tunai dalam jumlah tertentu (biasanya jumlahnya cukup besar). Dibandingkan nanti Anda berhadapan dengan pihak keamanan bandara, lebih baik Anda menukar uang secukupnya dan mengambil sisanya lewat ATM di negara tujuan.

Hitung Dengan Cermat

Berniat untuk menukar uang menjadi Euro, Baht atau Ringgit? Terkadang, selisih nilai tukar rupiah dengan mata-mata uang tersebut cukup besar jika Anda menukarnya terlebih dahulu menjadi dolar Amerika Serikat atau dolar Australia. Apalagi jika Anda berniat untuk menukarnya dalam jumlah yang cukup besar. Tukarkan rupiah Anda menjadi dolar, baru kemudian tukarkan menjadi mata uang negara tujuan.

Menukar Uang Menjadi Rupiah

Kebanyakan orang enggan menyimpan sisa uang dalam bentuk mata uang asing dan menukarnya menjadi rupiah, walau beberapa tetap menyimpannya untuk berjaga-jaga jika nanti akan dipakai di kemudian hari.

Jika Anda ingin menukar uang menjadi Rupiah, lihat kembali negara tujuan Anda. Jika negara yang Anda kunjungi merupakan negara yang lebih besar dibandingkan Indonesia, maka akan lebih menguntungkan jika Anda menukarnya di sana karena kursnya pasti akan lebih baik.

(Alvin Yoga / SW / Image: Tatiana Popova / Shutterstock / Click Photos)

Source: Cosmopolitan Indonesia

I-Listeners, terus dengarkan IRadio FM melalui streaming di sini atau download di iOS dan Google Play Store!

Baca juga:
Cerita seru masa kecil para personil RAN
Sheryl Sheinafia jadi duta kampanye koleksi terbaru Adidas
Mager-mageran bareng RAN di IndoKustik!

SHARE