Jakarta (10/11) Polisi menahan Ryan Helmi, pelaku penembakan seorang dokter yang terjadi di depan klinik Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika Nomor 352 RT 4, RW 4, Cawang, Kramatjati Jakarta Timur Jakarta Timur, Kamis (9/11).

Helmi yang diketahui juga merupakan seorang Dokter ini menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya setelah menembak istrinya sendiri bernama Letty Sultri yang bekerja di klinik tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Argo Yuwono mengatakan motif pelaku menembak istrinya dikarenakan gugatan cerai yang dilayangkan istrinya terhadap pelaku.

Soal gugatan cerai itu dari bulan Juli sampai kemarin, pelaku tidak bisa menghubungi korban. (Untuk) komunikasi juga tidak bisa, makanya kemarin tersangka mendatangi klinik (tempat korban bekerja),” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/11).

Dalam pemeriksaan, pelaku juga terbukti mengonsumsi obat penenang. Namun Polisi belum bisa memastikan sejak kapan pelaku mulai mengonsumsi obat tersebut.

Mengenai senjata api yang digunakan pelaku, dalam keterangannya Argo bilang bahwa pelaku mendapatkan dua senjata api itu dari seseorang yang belum diketahui namanya.

Sampai sekarang dia (Pelaku) belum menyampaikan orang itu siapa,  tapi dia membeli dengan harga untuk revolvernya itu harga 25 juta, untuk sejenis FN itu 20 juta,” tambah Argo.

Saat ini pihak kepolisian sedang mengirim kedua senjata api milik pelaku ke Laboratorium Forensik untuk mengetahui apakah itu termasuk senjata rakitan atau organik. Dalam kasus ini, pelaku terancam Pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati dan UU darurat karena memiliki senjata api tanpa izin.

[teks tim newsroom | foto viva]

Baca juga:
Tips untuk Anda yang akan wawancara kerja
Terasa Nyaman bersama Abirama di Indokustik
Hobi berikut ini bisa membuat Anda semakin produktif

SHARE