Dalam IRadio Keliling belulm lama kedatangan tamu yang telah berlibur ke Flores selama sebulan. Dia adalah Maria Anastasia!

Maria membagikan cerita mengenai perjalanannya ke Flores pada bulan Maret-April tahun 2016 lalu dengan budget hanya lima juta sebulan! Wahh, kok bisa ya?

Dengan modal teman di Flores, Maria tak perlu mengeluarkan biaya untuk penginapan. Dirinya pun pernah nebeng truk di perjalanannya dari Ende menuju Bajawa.

Selama sebulan, Maria puas mengelilingi Flores mulai dari bagian Timur hingga bagian Barat! Mau tahu destinasi wisata di Flores yang disarankan Maria?

1. Larantuka, Flores bagian Timur

Maria menceritakan prosesi Paskah di Flores, karena dirinya datang tepat mendekati Paskah.

Pas Rabu Trewa tuh masyarakat Larantuka mukulin benda besi ke jalan untuk menggambarkan kegaduhan saat Yesus diarak.

Arak-arakan ketika Paskah di Flores dihadiri kurang lebih 10.000 orang, dengan membawa patung legenda Bunda Maria atau yang disebut Tuan Ma.

Jadi sebelum agama katolik masuk sekitar tahun 1500-an, patung Tuan Ma ini terdampar di Larantuka. Patung ini dijadikan patung keramat.

Patung yang telah berumur lebih dari lima abad ini ternyata selalu dijadikan patung yang diarak lho, I-Listeners. Patung ini juga diperlihatkan ke publik hanya satu tahun sekali saja ketika Paskah berlangsung.

2. Kelimutu atau Maumere

Di daerah Selatan, ada Kelimutu yang merupakan gunung yang terletak di antara Ende dan Maumere. Tempat ini cocok untuk foto-foto yang Instagramable!

Kalau di Maumere itu banyak pantai bagus.

3. Kota Ende

Nah, di sini ada pohon suku yang menjadi situs dimana Soekarno mencetuskan Pancasila.

Kota Ende menyimpan sejarah mengenai Soekarno ketika dirinya sedang diasingkan ke Flores. Di Ende juga dibuatkan situs Soekarno yang menceritakan sejarah Soekarno selama empat tahun disana.

4. Bajawa

Lanjut ke Bajawa, di sinilah letak Gunung Inerie bersemayam dan Anda bisa menaiki gunung ini. Selain itu, tempat wisata yang terkenal dari Bajawa adalah Kampung Adat Bena.

Di Kampung Adat Bena, rumah-rumah penduduk masih khas adat Bena yang atapnya terbuat dari jerami. Masyarakat di sana juga masih suku asli dari suku Bena tersebut.

Terdapat batu megalitikum juga penenun di kampung ini. Mitos juga berkata bahwa bila ada warga kampung Bena yang akan meninggal kemudian batu tersebut akan menyala. Benar tidak ya, I-Listeners?

5. Ruteng

Ternyata di Flores ada banyak situs bersejarah lho! Setelah di Ende penuh sejarah peninggalan Soekarno, kini di Ruteng ada situs purbakala yaitu Liang Bua.

Liang Bua berbentuk seperti gua yang di dalamnya masih didatangi para arkeolog yang mencari sejarah mengenai Homo Floresiensis. Liang Bua ini juga merupakan situs tertua di Flores dan banyak dicari bahkan oleh arkeolog dari luar negeri!

Situs ini merupakan tempat arkeolog berkumpul!” seru Maria.

Pada situs tersebut, ada museum yang menjelaskan bahwa mulai dari Zaman Megalitikum, terdapat kehidupan purba di Liang Bua tersebut. Dalam gua juga ditemukan kerangka binatang dan manusia purba.

Walaupun sedang ditutup sementara, namun arkeolog akan tetap meneruskan penggaliannya dalam mencari tulang-belulang manusia purba Homo Floresiensis.

Pengalaman masuk ke gua itu tuh gelap dan licin gitu. Kita tetap bisa masuk situ kalopun lagi vakum.

Maria juga membagikan pengalamannya bertemu dengan masyarakat Ruteng yang memiliki tinggi seperti Homo Floresiensis lho!

Selain Liang Bua, di Ruteng juga ada Wae Rebo dan Ruteng Pu’u. Wae Rebo juga merupakan sebuah Kampung Adat Wae Rebo dimana rumah penduduknya berbentuk runcing seperti segitiga. Pemandangan di Wae Rebo juga sangat asri dengan dikelilingi oleh bukit-bukit.

Ruteng Pu’u juga adalah sebuah Kampung Adat Ruteng Pu’u.

Flores memang penuh dengan Kampung Adat lho I-Listeners!

6. Labuan Bajo

Destinasi terakhir dari Maria adalah Labuan Bajo! Labuan Bajo terletak di bagian Barat Flores. Labuan Bajo sudah menjadi destinasi terkenal yang sedang diminati masyarakat karena keindahan alamnya yang memukau.

Labuan Bajo sedang banyak didatangi karena pemandangannya yang menarik untuk dijadikan obyek foto.

Selain itu, Labuan Bajo juga dikenal sebagai Fishing Town! Dulunya, Labuan Bajo hanyalah kota kecil dengan mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah nelayan. Kini, Labuan Bajo menjadi pusat destinasi wisata di Flores.

Di Labuan Bajo, Anda dapat mendatangi tempat wisata lainnya seperti Air Terjun Cunca Wulang yang terletak 300 meter arah Timur Labuan Bajo, Taman Nasional Loh Liang untuk melakukan trekking, sunset di Pulau Kalong, Scuba Diving dan Snorkeling, serta mendatangi Pulau Kanawa.

Untuk dapat mengunjungi semua tempat di atas, Anda harus menyiapkannya dari jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket dan hotel ya, I-Listeners!

[teks Ghesilia Gianty, I-Listenersdari Universitas Multimedia Nusantara | Foto berbagai sumber]

I-Listeners, terus dengarkan IRadio FM melalui streaming di sini atau download di iOS dan Google Play Store!

Baca juga:
Raisa menjadi nominasi MTV EMA London 2017!
The Extralarge hadir kembali setelah vakum dua tahun!
Video klip “Long As I Get Paid” Agnez Mo banjir pujian!

SHARE