Berukuran kurang lebih 3 cm hingga 5 cm dengan skala rata-rata 1:87 diabadikan dalam hasil foto yang mumpuni dengan konsep aktivitas yang tengah dilakukan oleh miniatur atau figur tersebut. Hasilnya sangat brilian!

Miniatur ini seolah-olah benar-benar dalam keadaan menjalani aktivitasnya. Kita pasti akan terkesima melihat hasilnya, bahkan tidak akan mungkin kita tidak tersenyum melihat hasil-hasil foto yang ajaib ini.

Ya, fotografi miniatur merupakan kegiatan memfoto berbagai miniatur figur sebagai obyeknya. Bisa dibilang mainan yang sangat kecil lah, bahkan mereka para praktisi fotografi miniatur menamakannya dengan nama ‘Tuyul’ untuk obyek miniatur ini.

Miniatur yang menjadi obyek foto ini tidak sembarangan didapatkan, karena saat ini kebanyakan dari mereka merupakan merek dari pabrikan asal luar negeri. Sebut saja, Noch, Preiser, Woodland Scenics, Faller, dan lain sebagainya.

Di Indonesia sendiri belum ada pabrik yang memproduksi mainan super kecil dengan karakter yang berbeda-beda. Preiser menjadi salah satu yang menjadi primadona untuk digunakan oleh kalangan praktisi fotografi miniatur ini.

TEKNIK
Berkembang di Indonesia, khususnya Jakarta pada 2-3 tahun belakangan ini, fotografi miniatur merupakan salah satu hobi yang berakar dari seni fotografi itu sendiri. Seiring dengan perkembangan teknologi, medium media sosial bernama Instagram menjadi salah satu wadah bagi para fotografer untuk mempublikasikan hasil jepretannya tersebut.

Sebenarnya tidak ada teknik khusus yang digunakan untuk menghasilkan suatu fotografi miniatur ini. Sama dengan jenis fotografi lainnya kamera menjadi senjata utama, baik itu DSLR, kamera mirrorless bahkan dengan smartphone pun kegiatan mengabadikan obyek miniatur dapat dilakukan.

Tidak ada (teknik khusus), hanya keterampilan dan kejelian, serta sense of art dari si fotografer. Menentukan angle yang bagus juga bisa menjadi kuncinya, bukan hanya mengandalkan kamera saja,” ujar Haekal Khafi salah satu penggiat fotografi miniatur yang juga tergabung dalam Komunitas Miniature Figure Indonesia (KMFI).

Selain itu, pemotretan juga bisa dilakukan indoor ataupun outdoor dengan tetap harus menggunakan obyek pembanding dalam kehidupan nyata agar penikmat foto awam akan dapat menangkap pesan yang akan disampaikan.

KONSEP DAN IDE
Fotografi miniatur kebanyakan mengambil tema daily life. Karena hal ini yang sangat dekat dengan hal yang nyata terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tidak sulit untuk menjepret miniatur itu, namun menjadikannya seperti hidup adalah tantangannya. Untuk itu, menurut Haekal konsep dan ide menjadi hal yang utama diperlukan sebelum akhirnya kegiatan memotret dilakukan.

Ide atau konsep menjadi salah satu kesulitan dalam seni fotografi miniatur, karena ide yang baik disertai sudut pengambilan yang tepat pasti akan mendapatkan hasil yang bagus. Karena tujuan fotografi miniatur itu membuat hasil foto menjadi terlihat hidup, jadi konsepnya harus tepat,” kata Haekal.

Penggunaan material pendukung yang ada di sekitar menjadi salah satu yang harus dimanfaatkan secara maksimal dalam fotografi miniatur. Bisa saja gelas, botol, kabel, pulpen, topi, atau apapun itu semua dapat digunakan. Bahkan, tidak sedikit yang membuat diorama tertentu untuk menghasilkan sebuah karya dalam lingkup tema besar.

Sebenarnya apa yang ada di sekeliling kita bisa dimanfaatkan untuk mendukung miniaturnya. Tapi balik lagi, ide apa yang akan kita berikan terhadap miniatur-miniatur ini. Kreativitas kita dalam menggali ide sangat dibutuhkan untuk menghasilkan foto yang baik,” kata Haekal lagi.

PROSPEK BISNIS
Di beberapa negara, kata Haekal, kegiatan fotografi miniatur ini sudah dapat dimaksimalkan untuk kepentingan komersil. Selain untuk hobi, ternyata kegiatan ini juga sudah dapat menghasilkan dari sisi finansial. Sementara, di Indonesia sendiri kegiatan ini juga sudah ada yang mengarah sama.

Terdapat peluang bisnis dari kegiatan tersebut di masa mendatang, bahkan tidak sedikit fotografer miniatur yang sudah memulainya. Berbagai macam klien sudah banyak yang merilik jasa mereka untuk mengkampanyekan sesuatu dengan cara yang lebih unik.

Beberapa fotografer miniatur sudah ada yang dipakai untuk kebutuhan komersil. Di masa mendatang bukan tidak mungkin ini akan menjadi peluang bisnis yang bagus,” ujar Haekal.

Berbagai model serta karakter yang berbeda semakin banyak diproduksi oleh pabrikan miniatur, ini juga yang menjadi pendukung kegiatan fotografi miniatur akan berjalan ke arah industri. Begitu penjelasan singkatnya. Silakan mencoba bagi yang tertarik, mungkin saja ini bisa jadi lahan bisnis baru untuk Anda. Ya, setidaknya untuk mengisi waktu luang lah. Selamat mencoba!

Source: Maxim Indonesia

I-Listeners jangan sampai ketinggalan berita-berita menarik! Terus dengerin 89.6 FM atau bisa streaming di sini.

Baca juga:
Tips mudik nyaman saat sedang puasa
Wisata edukasi berlian di kota Bandung
Tontowi/Liliyana meraih kemenangan di Indonesia Open 2017

 

SHARE