BPTJ : Jelang Mudik, Baru 50 Persen Kenderaan yang Ramp Check

13

Jakarta (07/06) Kementerian Perhubungan lewat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mulai rutin melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum digunakan untuk mudik lebaran.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono mengaku, baru 50 persen bus dari jumlah yang tersedia saat ini yang sudah dilakukan pemeriksaan. Ia pun mengaku akan mengintensifkan ramp Check mendekati mudik lebaran.

Ramp check ini bukan hanya saat mudik Lebaran, tapi berlaku setiap hari. Tapi, saat mudik Lebaran kita intensifkan,” kata Bambang di Gedung Kominfo, Kamis, (7/6).

Bambang menargetkan kendaraan yang lolos uji kelayakan pada mudik lebaran tahun ini minimal mencapai 80 persen.

Kami minimal 80 persen lah seperti tahun lalu ya. Nah sekarang kita perbanyak lagi karena sebagian bus akan keluar semua antisipasi mudik lebaran,” ujarnya.

Bambang pun mempersilakan para PO Bus yang tidak lolos dalam uji kelayakan untuk membenahi kendaraannya sebelum dipakai untuk mudik.

Kalau belum lengkap nanti diminta untuk melengkapi,” tutupnya.

Ramp check yang dilakukan Kemenhub sendiri meliputi tiga unsur penting yakni : administrasi, teknis, dan penunjang. Untuk unsur administrasi meliputi kepemilikan SIM umum bagi para sopir, STNK, surat tanda uji kelayakan (STUK), dan kartu pengawasan.

Sedangkan untuk unsur teknis, kendaraan harus memiliki sistem penerangan yang baik, pengereman, serta kelaikan ban depan dan ban belakang kendaraan.

Sementara itu, unsur penunjang yang juga wajib dipenuhi meliputi soal pengukur kecepatan, sabuk keselamatan pengemudi, kaca depan, penghapus kaca depan, kaca spion, hingga klakson.

[teks& foto timnewsroom ]